10 Tahun Tak Bersertifikat, Warga Sunut Sumringah

0
113

LOMBOK TIMUR – Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj berkali-kali menekankan pentingnya kesiapan dan dukungan masyarakat terkait perkembangan investasi di daerah ini, utamanya di kawasan selatan Lombok Timur.

Disela-sela penyerahan sertifikat di kantor Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Rumaksi mengatakan bahwa potensi yang dimiliki kawasan selatan di sektor pariwisata akan sangat mendukung pengembangan kawasan tersebut. Potensi kawasan selatan dari sektor pariwisata dapat mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diyakini cukup signifikan. Pariwisata menjadi sektor menjanjikan mengingat Pulau Lombok diproyeksikan sebagai salah satu kawasan wisata unggulan oleh pemerintah. Terlebih tahun depan ajang balap motor dunia MotoGP sudah akan digelar di Lombok. Karenanya, Wabup Rumaksi mengingatkan agar masyarakat di wilayah selatan mempersiapkan diri menyambut wisatawan asing maupun domestik yang akan berkunjung ke daerah ini.

Baca Juga  Telkom Indonesia Targetkan Pemasangan Fiber Optik di Mandalika Tuntas September 2021

Wabup juga mengingatkan agar masyarakat menyadari perannya dalam upaya menarik minat wisatawan, terlebih investor. Wabup Rumaksi menyebut kondusifitas, kenyamanan dan keamanan wilayah adalah salah satu faktor yang harus mampu diwujudkan masyarakat.
“Mari kita sambut perubahan ini, kita amankan orang yang datang sehingga mereka betul-betul mau berinvestasi,” pesan wabup kepada warga Sunut yang memiliki lokasi baru.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menyampaikan sertifikat hak milik yang diserahkan pada kesempatan tersebut telah dinantikan masyarakat setempat selama 10 tahun. Sekda melaporkan dari 137 permohonan yang diajukan, 129 sertifikat hak milik telah rampung. Ditambahkan Sekda, sisanya akan segera diselesaikan ketika data, seperti kesalahan dan tumpang tindih nama telah selesai. Sekda menyebut pula bahwa Badan Pertanahan juga telah membatalkan 28 sertifikat yang diharapkan mengakhiri polemik di kawasan hutan Sekaroh. Dengan demikian harapan agar hutan dapat dikelola melalui izin usaha penyelenggara jasa lingkungan (IUPJL) seperti yang diinginkan masyarakat dapat diwujudkan.

Baca Juga  Dinas PTSP Lotim Tempati Posisi 3 Nasional

Hadir pula pada kesempatan tersebut Kepala BPN KB.Lotim,Camat, Kepala Desa dan Masyarakat Desa Sunut Baru penerima Sertifikat. (wr-dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar