LOMBOK TIMUR – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat Imbangan mulai hari ini Rabu, tanggal 14-20 Juli mendatang di Kabupaten Lombok Timur mulai diberlakukan.

Imbas dari PPKM Mikro, jam operasional di pusat perbelanjaan ditutup lebih awal.

Google search engine

Sekertaris Daerah (Sekda) Lotim, Drs. H M Juaini Taufik, M. Ap menerangkan, pusat perbelanjaan seperti mall, pasar dan tempat umum lainnya dibatasi jam operasionalnya sampai jam 20.00 wita.

“Tentu dengan penerapakan Protokol Kesehatan (Prokes) yang lebih ketat lagi,” terang Taufik dalam keterangannya, Rabu, (13/7).

Selain jam operasional yang diatur, kapasitas pengunjung pun dibatasi. Kapasitas pengunjung sebutnya, ditempat makan dan minum harus maksimal 25 persen dari kapasitas.

“Bagi layanan makanan pesan antar (dibawa pulang) tetap diijinkan sesuai jam operasional, restoran yang hanya melayani pesan antar dapat beroperasi selama 24 jam,” katanya.

@unwanulhubby
@unwanulhubby

Sementara itu, Kapolres Lombok Timur AKBP. Tunggul Sinatrio, SIK, MH, akan menindak tegas bagi siapapun yang melanggar Perda No. 7 tahun 2021 tentang Penanggulangan Penyakit Menular.

Selain itu, kata Tunggul, bekerjasama dengan Pemkab Lotim, Polres Lotim akan melakukan penyekatan di tiga titik sentral di wilayah Lotim. Diantaranya, perbatasan Jenggik, Sukaraja dan pelabuhan Kayangan.

“Tidak boleh ada lagi yang melakukan pelanggaran. Razia masker akan tetap dilaksanakan hingga batas waktu PPKM Mikro Darurat digelar,” ujarnya. (wr-sid)

BACA JUGA  Ustadz Mizan Resmi Dilaporkan ke Polres Lotim
Artikulli paraprakDemi Majukan Industri Garam, Pemkab Lotim Gelontorkan Dana 1 Miliar
Artikulli tjetërMelanggar Perda No. 7 Akan Dikenai Sanksi Tegas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini