LOMBOK TIMUR – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur. H. Muhammad Juaini Taofik mewakili Bupati membuka Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Gelombang IX Angkatan XXVII dan XXVIII Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2021.

Sekda Juaini Taofik pada kesempatan tersebut menyampaikan selamat datang di birokrasi Lombok Timur kepada 76 peserta yang mengikuti Latsar tersebut.

Google search engine

“Ditekankannya bahwa birokrasi adalah melayani masyarakat, bukan dilayani,” ungkapnya.

Usai mengikuti pelatihan dasar, para peserta ini dituntut memiliki kepribadian yang unggul, professional, berdedikasi, dan berintegritas tinggi, memiliki idiealisme nasionalis dan kebangsaan serta mampu menghadirkan nilai-nilai independensi dalam kehidupan sehari-hari.

“Kiranya kepada personil seperti inilah Negara dapat menyandarkan harapan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Sekda menjabarkan seorang PNS, bahkan CPNS dituntut dari aspek kognitif berupa pengetahuan, aspek afektif yaitu integritas moral, serta aspek psikomotorik, yaitu keterampilan. Sekda menggaris-bawahi integritas dan moral sebagai yang harus dijaga.

Selain itu para peserta juga diharapkan dapat menjalankan tugas secara professional, penuh tanggung jawab, dan keikhlasan. Sebab kesempatan menjadi PNS relatif sangat kecil. Digambarkan bahwa tahun 2021 ini Lombok Timur mendapat formasi sebanyak 509, terdiri dari 264 tenaga guru, tenaga kesehatan 221 dan 24 tenaga teknis. Jumlah ini sangat jauh jika dibandingkan angkatan kerja yang tersedia.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPMPD) Provinsi H. L. Hamdi yang menghadiri kegiatan tersebut menaruh harapan sama, yaitu agar Latsar (latihan dasar) ini dapat membentuk dan membangun karakter, menghasilkan ASN berintegritas, pemersatu bangsa. Selain itu silaturahmi menjadi titik tekan yang menurutnya harus dilakukan,” pungkas Hamdi.

Disampaikannya bahwa Lombok Timur adalah satu dari dua Kabupaten di Lombok Timur yang dapat melaksanakan Latsar dengan metode klasikal karena berada di zona kuning. Karena itu ia mengingatkan agar tetap mejalankan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan ini dan berharap pandemic dapat segera berakhir,” pesan Hamdi.

BACA JUGA  Kejari Lotim Keluhkan Lambannya Audit BPKP Dalam Perkara Dugaan Korupsi Labuhan Haji

Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Gelombang IX Angkatan XXVII dan XXVIII merupakan angkatan terakhir dari 230 orang CPNS tahun 2019 ini dihadiri pula sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Kabupaten Lombok Timur. (wr-di)

Artikulli paraprakWarga Tepis Isu Dukun Santet Hingga Perusakan Rumah di Desa Tanjung Luar
Artikulli tjetërJukir, Anak Tukang Ojek Hingga Marbot Masjid Lulus Seleksi Polisi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini