LOMBOK TIMUR – Dalam beberapa minggu terakhir ini, ketersediaan oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Raden Soedjono Selong, Lombok Timur mengalami kekurangan.

Berkurangnya stok oksigen di RSUD dr. Raden Soedjono Selong disebabkan karena kenaikan kasus Covid-19 di Jawa dan Bali.

Google search engine

“Pendistribusian oksigen kesini (RSUD dr. Raden Soedjono Selong, Red) mulai berkurang,” terang Rahmat, Kasubag Humas RSUD dr. Raden Soedjono Selong, Lotim kepada wartawan, Kamis, (29/7).

Sebelumnya kata dia, pihak RSUD dr. Raden Soedjono Selong memperoleh pasoka sebanyak 120 tabung perhari. Namun, saat ini hanya 60 tabung perhari.

Untuk menanggulangi kebutuhan oksigen di RSUD dr. Raden Soedjono Selong yang berkurang itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami meminta tambahan dari penyuplai oksigen yang lain. Termasuk juga kita berkoordinasi dengan rumah sakit yang ada di Lombok. Kalau ada rumah sakit yang stok oksigennya lebih, maka kita akan minta untuk diberikan pinjaman. Kalau kita sudah punya ketersedian yang cukup maka kita akan ganti” ungkap Rahmat.

Selain itu, pihaknya juga berupaya untuk lebih efesiensi lagi dalam menggunakan oksigen yang ada.

“Ketika ada pasien yang tidak lagi menggunakan oksigen, kita minta petugas untuk mematikan, jangan dibuang begitu saja sehingga bisa digunakan oleh pasien lainnya,” tandasnya. (wr-sid)

BACA JUGA  Tidak Sinkron, Data P-Care dan Manual Warga Yang Tervaksin Selisih 43 Ribu
Artikulli paraprakTete Batu Wakili NTB di Ajang Kompetisi Best Tourism Village UNWTO 2021
Artikulli tjetër255 TPQ di Lotim Akan Terima Bantuan dari Baznas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini