LOMBOK TIMUR – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Lombok Timur bersama tim gabungan menyita dan mengamankan ratusan liter minuman keras (miras) tradisional jenis tuak dan brem dalam sebuah operasi yustisi, Kamis sore (29/7).

Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Satpol-PP Lotim, Sunrianto, S. Sos, dalam keterangan persnya, Jum’at (30/7) mengungkapkan, operasi yustisi bersama Tim gabungan Satpol-PP, TNI, Brimob, Polri dan Kejaksaan Negeri Selong, Lombok Timur, mengamankan penjual miras tradisional dilokasi yang berbeda-beda di Kabupaten Lombok Timur.

Google search engine

Menurut Sunrianto, operasi yustisi ini dijalankan sesuai Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2002 tentang larangan memproduksi, mengedarkan dan mengkonsumsi Minuman Keras (Miras).

Dia membeberkan, 8 titik lokasi diantaranya, Desa Suradadi, Kecamatan Terara dengan pelaku dua orang. Di Desa Suangi, Kecamatan Sakra Barat dua orang pelaku. Dusun Batu Bangka, Kecamatan Sakra. Dusun Ampan, Kecamatan Sikur. Dan di pertokoan Randon yang ada di Sekarteja.

“Kami lakukan operasi ini di delapan titik, dengan BB yang berbeda-beda. Tapi disatu titik kami tidak menemukan BB,” terang Sunrianto.

Dikatakannya, total semua BB yang berhasil diamankan sebanyak 373,5 liter, dengan rincian miras jenis brem sebanyak 49,5 liter, sedangkan miras jenis tuak sebanyak 324 liter.

“Semua BB sudah kita amankan dikantor, kami juga sudah memberikan semua pelaku penjual miras itu surat tanda penerimaan BB,” tandas Sunrianto. (wr-sid)

BACA JUGA  IKLAN | Rakerda dan HUT Ke- 5 SMSI
Artikulli paraprakBaznas Lotim Santuni Salamullah Bayi Penderita Tumor Otak
Artikulli tjetërVaksinasi di Lotim Masih Jauh Dari Target

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini