Beranda BERITA Vaksinasi di Lotim Masih Jauh Dari Target

Vaksinasi di Lotim Masih Jauh Dari Target

130
0
Foto : Kapolda NTB Irjen Pol. M.Iqbal didampingi Wabup Lotim H. Rumaksi dan Forkompimda menyaksikan suntik vaksinasi kepada masyarakat Lotim. (doc)

LOMBOK TIMUR – Capaian vaksinasi diwilayah Lombok Timur terbilang masih jauh dari target.
Data dari Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur, jumlah yang sudah tervaksin untuk dosis pertama sebanyak 108.327 orang atau 12,75 persen, sementara dosis kedua mencapai 30.878 orang atau 3,77 persen dari target 818.424 orang.

Melihat capain vaksinasi di Lotim yang masih minim, Wakil Bupati Lotim, H Rumaksi Sj, berharap agar pendistribusian vaksin lebih diprioritaskan untuk Kabupaten Lotim.
Hal itu juga mengingat jumlah penduduk dan luas wilayah Lotim yang relatif paling besar di NTB.

“Saya harap pendistribusian vaksin ini lebih diprioritaskan lagi di Lotim,” terang Rumaksi dalam kegiatan Polri Peduli Gebrak VaksinasiĀ dan Pemberian Baksos Presisi dari Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 1991 Bhara Daksa, yang berlangsung di GOR NWDI Pancor dan Anjani, Sabtu, (31/7).

Dikatakan Rumaksi, pentingnya vaksinasi untuk meminimalisasi dampak, gejala dan tingkat kematian akibat covid-19.
Oleh Karenanya, pelaksanaan vaksinasi di Lotim dilakukan secara serius dan penuh inovasi.

Tak lupa, ia juga menyampaikan terimakasihnya atas perhatian Kepala Kepolisian Daerah (Polda) NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K M.H yang telah menggelar vaksinasi gratis.

“Atas nama masyarakat Lotim, saya ucapakan terima kasih kepada Kapolda NTB dan jajarannya yang telah menggelar acara ini,” ucapnya.

Melanjutkan Wakil Bupati, Kapolda Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K M.H menyebut alasannya memilih Lotim untuk kegiatan tersebut. Ia menyebutkan Lotim merupakan pusat keagamaan.

“Saya berharap seluruh tokoh agama, para santri dan satriwati serta seluruh masyarakat, untuk memohon doa agar polri kedepan dapat selalu di berikan keberkahan dan kelancaran dalam mengemban tugasnya,” katanya.

Terkait dengan vaksin, ia meminta masyarakat untuk bersabar karena jumlah vaksin yang masih terbatas.

BACA JUGA  BPPD Lotim Massif Gencarkan Promosi Wisata

“Saat ini pemerintah memprioritaskan pulau Jawa, Bali karena dampaknya yang sangat besar,” sebutnya.

Dalam kegiatan tersebut, jumlah vaksin yang diberikan kepada masyarakat sebanyak 500 dosis vaksin Astrazeneca.

Selain vaksinasi, dalam kegiatan tersebut diserahkan pula 300 paket bansos berupa sembako kepada masyarakat penerima manfaat.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua DPRD Lotim dan Forkompimda Lotim serta organisasi keagamaan, organisasi Kepemudaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (wr-sid)

Artikel sebelumyaOperasi Yustisi, Tim Gabungan Sita Ratusan Liter Miras
Artikel berikutnyaDikbud Lotim Ancam Tutup Sekolah Yang Tidak Taat Prokes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here