LOMBOK TIMUR – Menjadi wisata tertua di Nusa Tenggara Barat (NTB), Wisata Tete Batu, Kecamatan Sikur, Lombok Timur wakili Indonesia di ajang Best Tourism Village (BTV) yang digelar United Nation World Tourism Organization (UNWTO).

“Terpilihnya Tete Batu karena mengingat keberadaannya sebagai salah satu desa wisata tua yang dikenal luas, bahkan sejak dekade 60-an. Pertumbuhan desa wisata juga berawal dari Tete Batu,” terang Ketua Unsur Penentu Kebijakan Badan Pengelola Pariwisata Daerah (BPPD) Lotim, Muhammad Nursandi dalam keterangan pers terkait ditunjuknya Tete Batu mewakili indonesia dalam ajang BTV UNWTO tahun 2021, di Rupatama 1 kantor Bupati Lotim.

Google search engine

Dalam kesempatan itu juga, ia menyampaikan pengajuan Tete Batu itu menjadi bagian dari program kerja BPPD Lotim dalam 30 hari pertama periode jabatannya.

“Upaya ini juga untuk mengejar ketertinggalan pariwisata Lotim yang mengalami pertumbuhan yang cukup lambat,” terang Nursandi, Senin, (2/8).

Kendati demikian, ia menyebutkan bahwa masih banyak hal yang harus dipersiapkan sebagai kelengkapan, sehingga dukungan semua pihak sangat dibutuhkan.

“Disini kami membutuhkan dukungan dari semua pihak,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, Drs. H M Juaini Taofik menyampaikan terima kasihnya kepada BPPD Lotim atas upaya mempersiapkan berbagai dokumen dan kelengkapan yang dibutuhkan untuk mengikuti ajang tersebut.

Dijelaskan Juaini, dari 75 ribu desa yang ada di Indonesia, terpilihnya Tete Batu mewakili Indonesia tentunya menjadi kebanggan bagi Lotim.

“Momentum ini akan membawa pariwisata NTB, khususnya Lotim ke kancah internasional,” ujarnya sembari mengharapkan dukungan semua pihak, termasuk media Lotim untuk suksesnya Tete Batu di ajang tersebut.

Dalam acara itu, hadir juga tokoh pariwisata NTB, Taufan Rahmadi. Kata dia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menetapkan Tete Batu pada prioritas A.

BACA JUGA  Aksi Demo Mahasiswa Lotim Tuntut Perbaikan Infrastruktur

Dijelaskannya sebuah negara memiliki kesempatan untuk mencalonkan sampai dengan tiga desa wisata. Namun sampai saat ini, hanya Tete Batu yang sudah ditetapkan sebagai wakil Indonesia, sementara calon lainnya masih dipersiapkan.

“Diajukannya Tete Batu ini diyakini akan berdampak terhadap desa-desa lainnya di Lotim, termasuk di NTB,” tutupnya. (wr-sid)

Artikulli paraprak‘Nature dan Culture’ Desa Tete Batu Jadi Daya Tarik Dunia
Artikulli tjetërBP3AKB Lotim : 29 Kasus Pernikahan Dini Terjadi di Bulan Januari – Juli

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini