LOMBOK TIMUR – Tingginya angka kasus Covid-19 di Lombok Timur, tidak menyebabkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Mikro naik level. Lombok Timur justru masih tertahan di level II.

Menurut data per tanggal 3 Agustus 2020, angka kasus Covid-19 sebanyak 113 kasus.
Hal itu dikemukakan Sekda Lombok Timur, Drs. HM. Juaini Taofik, MA.p kepada wartawan, Rabu (4/8).
Menurut Juaini Taofik, saat ini Lombok Timur masih berada di level II PPKM darurat mikro. Meskipun angka kasus meningkat.

Google search engine

Dijelaskan Sekda Lotim, penerapan PPKM level dua di Lotim karena penanganan kasus positif covid-19 masih terkendali, yakni jumlah kasus positif masih dibawah 50 persen dan tingkat kematian dibawah 50 orang.

Dijelaskannya, memang salah satu kriterianya yakni jumlah kasus positif mingguan. Hanya persoalannya, dengan all new record yang sekarang berbasis KTP atau identitas.

“Misalnya kita pernah berada diposisi angka 23 kasus kemarin, yakni 13 kasus di Lotim dan 10 kasus diluar Lotim tapi yg ber-KTP Lotim,” katanya.

Saat ini, Satgas Covid-19 lebih fokus pada yang ada di Lotim untuk kepentingan tracking kontak. Kata dia, pihaknya juga saat ini masih fokus dengan ketersediaan tempat tidur, supaya tetap berada pada angka dibawah 50 persen.

Seperti diketahui, di kabupaten/kota di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), hanya Lotim yang menerapkan PPKM level dua, sedangkan kabupaten kota lainnya menerapakn level 3 dan empat.

“Instruksi Mendagri terakhir, PPKM level II ini hanya ada di Lotim, di kabupaten/kota lainnya menerapkan PPKM level III dan IV,” sebutnya.

Beberapa langkah yang sudah diambil saat ini diantaranya dengan mengintensifkan perawatan di rumah sakit. Selain itu juga dengan isolasi terpusat dan terintegrasi, dimana diperbolehkan juga melakukan isolasi di desa namun dengan pengawasan tenaga kesehatan.

BACA JUGA  Kabaharkam Polri Hadiri Kampung Sehat 2 Award, Lotim Raih Juara

“Saat ini yang paling ampuh yakni dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) dan menghindari kerumunan,” tutupnya. (wr-sid)

Artikulli paraprakDi Videocall Sandiaga Uno, Lutfi Penjual Cilok Pejabat Bakal Ketiban Berkah
Artikulli tjetërTim Gabungan Yustisi Temukan Waitress Ber-KTP Palsu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini