Beranda BERITA Jenazah TGH L Albayani Akbar yang Hilang Saat Dikebumikan

Jenazah TGH L Albayani Akbar yang Hilang Saat Dikebumikan

1721
0
Foto : TGH Al Bayani Akbar dikebumikan di pemakaman keluarga di Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia, Lotim. (doc)

LOMBOK TIMUR – Pemakaman Tuan Guru Haji (TGH) Lalu Al Bayani Akbar asal Padamara, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, Minggu (8/8) sempat menggemparkan dunia Maya.

Video berdurasi 50 detik dan menjadi viral memperlihatkan prosesi pemakaman jenazah TGH L Albayani Akbar. Namun, pada detik-detik sesaat dimakamkan jasadnya tiba-tiba menghilang begitu saja. Dan hanya meninggalkan kain kafan didalam liang lahatnya.

Almarhum TGH. Lalu Al Bayani lahir pada tahun 1937 dan wafat pada 7 Agustus 2021. Almarhum sendiri dimakamkan di pemakaman keluarganya yang bertempat di Desa Padamara, Kecamatan Sukamuia, Lotim paada Ahad, 8 Agustus 2021, usai sholat ashar.

Almarhum yang berusia 86 tahun itu merupakan seorang guru besar atau pemimpin tarekat Naqsyabandiyah. Tarekat Naqsyabandiyah sendiri tersebar diseluruh penjuru Indonesia.

Prosesi pemakaman almarhum diwarnai dengan isak tangis dan zikir dari keluarga dan para muridnya. Namun, saat hendak pemakaman selesai peristiwa terjadi pada jazad almarhum. Yakni, tiba-tiba kain kafan almarhum mengempes dan jasadnya menghilang.

Salah seorang anak almarhum, Baiq Fitriani Dwi Nispiana yang ikut menghadiri pemakaman sang ayah menceritakan, pada saat jenazah tiba dipemakaman, secara tiba-tiba ada cahaya yang menghampiri almarhum.

“Setelah masuk di liang lahat dan selesai di doakan sebelum ditimbun tanah, tiba-tiba kain kafannya mengempes dan jasadnya langsung hilang,” terang Fitriani kepada wartawan, Senin, (9/8).

Ketika salah seorang jamaah yang berada diliang lahat yang hendak mencium kaki almarhum kata dia, merasakan juga bahwa jazad almarhum sudah tidak ada.

“Jadi yang dimakamkan itu hanya kain kafannya aja,” tutur Fitriani.

Tak hanya Fitriani, anak almarhum lainnya, Baiq Sapta Rembulan membenarkan kajian itu. Dia membenarkan dan mengakui video yang viral itu diambil olehnya.

BACA JUGA  Wabup Lotim : Al -Qur'an Sebagai Pedoman Hidup

Tapi kata dia, dalam mengambilan video itu dilakukan hanya untuk mengabadikan moment untuk kalangan keluarga dan hanya untuk dikonsumsi pribadi. Ia juga menampik bahwa mengambilan video itu bukan untuk di viralkan ke media sosial.

“Kami (pihak keluarga, Red) juga tidak menginginkan video itu viral di media sosial. Saya tidak tahu video itu viral, video itu saya ambil untuk konsumsi pribadi keluarga dan murid beliau, untuk mengenang kepergiannya,” jelasnya.

Ia juga tidak tahu menahu siapa yang menyebarkan video itu. Adapun untuk video yang beredar ditengah masyarakat itu tidak terlalu dihiraukan.

“Apa yang terjadi biarlah orang yang menilai sendiri dengan penilaian masing-masing,” tutupnya. (wr-sid)

Artikel sebelumyaHarga Komoditi Tomat di Lotim Alami Kenaikan
Artikel berikutnyaBukit Savana Propok Sembalun Terbakar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here