LOMBOK TIMUR – Jenazah tertukar dan sempat viral di media sosial Selasa (10/8) lalu jadi perhatian banyak pihak.

Bahkan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedjono Selong Lombok Timur (Lotim) mengakui jika pengantaran jenazah Inaq Marhamah asal Desa Bagek Nyaka, Kecamatan Aikmel, Lotim, salah alamat.

Google search engine

Menjawab kesalahan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, Drs. HM Juaini Taofik, M.Ap menerangkan, pada hari itu memang ada dua orang yang meninggal ditempat yang sama.

“Diruang isolasi itu memang bersamaan (waktu meninggal, Red),” terang Juaini Taofik kepada wartawan, Jum’at, (13/8).

Dijelaskannya, kesalahan tersebut ada pada tataran operator. Akan tetapi dalam manejerial, tentu tanggung jawab tersebut melekat pada pimpinan tertinggi RSUD dr. R Soedjono Selong, Lombok Timur.

“dr. Tantowi Jauhari (Direktur RSUD dr. R Soedjono Selong, Red) pun sudah menyampaikan maafnya dan berjanji untuk mengevaluasi jajarannya,” katanya.

Sebagai orang nomer tiga di Lotim, diakui bahwa pada saat pengantaran jenazah adanya kesalahan. Namun, kesalahan itu murni karena kurangnya komunikasi. Apalagi, Kepala UGD saat itu sedang menangani pasien lainnya.

Atas adanya kesalahan tersebut, ia dan jajaran RSUD dr. R Soedjono Selong meminta maaf dan berjanji untuk lebih cermat dan teliti.

“Kami akan lebih cermat lagi, teliti lagi agar kesalahan ini tidak terulang lagi. Kami juga sudah BAP para petugas operator itu,” terang Juaini Taofik. (wr-sid)

BACA JUGA  Kapolda NTB : Vaksinasi Anak Percepat Kekebalan
Artikulli paraprakSenin Depan, Panitia Panggil Saksi-Saksi Sengketa Pilkades Lotim
Artikulli tjetërGubernur NTB : Pinjaman Daerah Untuk Rumah Sakit dan Infrastruktur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini