LOMBOK TIMUR – Bantuan 10 ton oksigen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sedikit mengurangi kelangkaan tabung oksigen di Provinsi NTB. Namun bukan menjamin kelangkaan serupa akan terulang kembali.

Sebab, bantuan Community Social Responsibility (CSR) dari Kemenkes RI hanya sebagian kecil saja. CSR dalam bentuk oksigen tersebut di peruntukkan untuk wilayah NTB, yang dikelola oleh satgas oksigen NTB.

Google search engine

Plt. Direktur RSUD dr. R Soedjono Selong Lotim, dr. Tantowi Jauhari menyatakan oksigen yang diperuntukkan untuk Rumah Sakit (RS) yang ada di NTB tersebut berjumlah 10 ton oksigen liquid.
Oksigen liquid Ini nantinya akan dikonversi menjadi oksigen tabung, dan akan dikerjakan di pabrik PT. Samator.

“Hari ini, Jum’at, (13/8) pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Raden Soedjono Selong, Lombok Timur (Lotim) menerima 75 tabung oksigen dari Kemenkes RI. Dan ini diperkirakan akan habis dalam waktu sehari,” kata Tantowi.

Keterbatasan stok oksigen ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin tapi dengan penggunaan secara hemat. (wr-sid)

BACA JUGA  Bupati Lotim Harap Terjalin Kemitraan Bersama BPJS Ketenagakerjaan
Artikulli paraprakGubernur NTB : Pinjaman Daerah Untuk Rumah Sakit dan Infrastruktur
Artikulli tjetërKadikes Lotim : Angka Covid-19 Naik Karena Kita Lalai

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini