LOMBOK TIMUR – Di hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 tahun, ratusan narapidana (Napi) Lapas IIB Selong Lombok Timur mendapatkan remisi umum.

Kepala Lapas IIB Selong Lotim, Purniawal mengatakan, pada tahun ini pihaknya memberikan remisi umum untuk narapidana sebanyak 244 orang.

Google search engine

Dari 244 orang mendapatkan remisi umum tersebut, satu diantaranya mendapatkan remisi secara keseluruhan.

“Ada remisi sebagian itu sebanyak 243 orang dan satu orang mendapatkan remisi secara keseluruhan. Ini yang langsung kita bebaskan hari ini,” terang Purniawal, Selasa, (17/8).

Adapun jumlah remisi yang didapatkan oleh napi tersebut bervariasi, mulai dari satu bulang hingga lima bulan.

Dijelaskannya, yang mendapatkan remisi lima bulan tersebut merupakan narapidana tinggi. Yang oerolehan remisinya sudah pada tahun ke empat.

“Kasus yang mendapatkan remisi ini didominasi oleh narapidana umum,” sebutnya.

Syarat untuk mendapatkan remisi tersebut ialah kata dia, minimal sudah menjalani masa tahanan minimal 6 bulan. Berkelakuan baik dan tidak memiliki catatan pelanggaran.

“Kenapa yang lain ini tidak dapat remisi, karena masih berstatus tahanan, yang dalam proses peradilan,” katanya.

Adapun jumlah tahanan yang masih berada di Lapas IIB Selong Lotim saat ini berjumlah 330 orang.

Selaku petugas permasyarakatan atau pembina narapidana khususnya di Lapas IIB Selong, ia berharap agar napi tersebut berkelakuan baik agar bisa mendapatkan hak-haknya. Sehingga segera kembali berkumpul bersama keluarganya.

Sementara itu, salah satu warga binaan, Hayardi warga Kecamatan Suralaga, Lotim, mengucapkan rasa syukurnya karena mendapatkan remisi secara keseluruhan.

“Saya seneng banget, saya mau ketemu sama keluarga, meluk keluarga saya,” ungkapnya.

Sebelumnya, ia telah menjalani masa hukuman selama 1,6 tahun. Ia masuk Lapas IIB Selong karena kasus pencurian dengan kekerasan (Curas).

BACA JUGA  KPID NTB Minta LPPL Selaparang TV Beralih ke Digital

Selama berada di Lapas IIB Selong, ia sudah bisa mengaji. Karena sebelumnya diakuinya, dirinya tidak bisa mengaji.

“Selama disini (Lapas IIB Selong, Red) saya juga sudah mulai rajin sholat dan mengaji,” tandasnya. (wr-sid)

Artikulli paraprakPemancing Asal Masbagek Ditemukan Tak Bernyawa
Artikulli tjetërBupati Sukiman Berikan Siraman Rohani ke Napi Lapas IIB Selong

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini