LOMBOK TIMUR – Warga Pringgasela, Lombok Timur, berinisial M, terpaksa diamankan polisi karena diduga menimbun pupuk bersubsidi tanpa izin.

Bersama Satgas Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Lombok Timur (Lotim), Satreskrim Polres Lotim langsung melakukan penyegelan dirumah kediaman pelaku di Kecamatan Pringgasela, pada Rabu, (18/8), sekitar pukul, 18.00 wita.

Google search engine

“Kami mendapatkan informasi ini dari KP3, terduga pelaku kami amankan dirumahnya,” beber Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu M. Fajri, S.Tr.K dalam keterangannya, Kamis, (19/8).

Adapun Barang Bukti (BB) pupuk subsidi yang berhasil disita sebanyak 77 karung. 75 karung merupakan pupuk Urea dan 2 karung pupuk ZA.

“Semua BB dan terduga pelaku sudah kami amankan di Polres Lotim untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Terduga pelaku dikenakan pasal 116 undang-undang RI nomer 7 tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman penjara 4 tahun dan denda paling banyak Rp. 10 M. (wr-sid)

BACA JUGA 
Artikulli paraprakBNPT dan FKPT NTB Gelar Webinar Moderasi Beragama
Artikulli tjetërPerlunya Dibangun Perlindungan Psikososial Anak di Daerah Rawan Bencana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini