LOMBOK TIMUR – Penyidik Polres Lombok Timur terus menyelidiki keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan penimbunan pupuk bersubsidi yang diamankan pada Rabu (18/8) lalu sekitar pukul. 20.00 wita.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suriyono, SIK, MH menegaskan, pihaknya masih mencari alat bukti lain untuk menjerat pelaku berinisial M (52) warga Desa Jurit Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur.

Google search engine

“Barang buktinya sudah kami amankan, tapi alat bukti masih dicari termasuk keterlibatan pihak lain. Jika alat bukti sudah kami temukan tentunya status pelaku akan kami jadikan tersangka,” jelas Kapolres Lotim yang baru 3 hari lalu menjabat menggantikan AKBP. Tunggul Sinatrio, SIK, MH, Jum’at (20/8).

Selain itu kata Herman Suriyono, penyidik juga masih mendalami terduga pelaku apakah penimbunan pupuk bersubsidi pemerintah ini sudah sering dilakukan pelaku.
Pastinya, polisi akan terus menyelidiki kasus ini secara profesional dan proporsional.

Dalam pemberitaan sebelumnya, terduga pelaku M ditangkap dirumahnya lantaran melakukan penimbunan pupuk bersubsidi pemerintah tanpa ijin. Sementara M tidak terdaftar sebagai produsen, distributor maupun pengecer pupuk Bersubsidi Pemerintah di Lombok Timur.

Selanjutnya pelaku dan Barang Bukti (BB) 75 zak pupuk bersubsidi jenis urea dan 2 zak jenis ZA diamankan ke Polres Lombok Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Pelaku diancam pasal 106 UU.RI. No. 7 Tahun 2014, tentang Perdagangan.
Pelaku Usaha yang melakukan kegiatan usaha Perdagangan tidak memiliki perizinan di bidang Perdagangan yang diberikan oleh Menteri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (wr-di)

BACA JUGA  Bupati Lotim Hadiri Pertemuan Persiapan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H Bersama Kapolri Secara Virtual
Artikulli paraprakBulog Lotim Distribusikan Ratusan Ton Kepada Warga Terdampak PPKM
Artikulli tjetërWagub NTB : Pertama di Indonesia, KSB Tuntaskan 5 Pilar STBM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini