LOMBOK TIMUR – Menggiatkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai salah satu upaya mencegah terjadi kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor).

Itulah salah satu program Kapolres Lombok Timur AKBP. Herman Suriyono, SIK, MH, mengawali tugasnya di daerah Gumi Patuh Karya.

Google search engine

Selain melibatkan semua stake holder yang ada, lulusan Akabri tahun 2001 ini bersinergi dengan Dandim 1615/Lotim mengajak Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas berpatroli untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan ditengah masyarakat.

“Selain penegakkan hukum, mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas jadi fokus perhatian kita. Karena kejahatan jalanan ini jadi atensi kita semua,” tegas Herman Suriyono kepada wartawan, belum lama ini.

Ia pun mengajak media untuk menginformasikan kepada masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan. Bisa saja sewaktu-waktu kejahatan ini bisa menimpa siapa saja jika tidak waspada.
Dengan kolaborasi bersama media bisa memberikan edukasi yang positif bagi masyarakat.

Perwira berpangkat melati dua ini pun mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya. Kunci ganda pada kendaraan setidak-tidaknya bisa memberikan rasa aman.

“Kasus curanmor di Lotim juga jadi perhatian kita. Karenanya, masyarakat mewaspadai setiap kejahatan. Contohnya, kalau parkir kendaraan baiknya menggunakan kunci ganda dan tidak memarkir sembarangan,” ingatnya. (wr-di)

BACA JUGA  Penembak Anggota Polisi Terancam Hukuman Mati
Artikulli paraprakKejaksaan Agung Gencar Usut Kasus Korupsi, Lembaga Survei Jangan Giring Opini Publik
Artikulli tjetërSulis Harus Puas Jadi Runner Up LIDA 2021 Indosiar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini