LOMBOK TIMUR – Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Timur (Lotim) yang di Kecamatan Lenek, Lombok Timur dinilai layak untuk dijadikan sebagai tempat Isolasi terpusat (Isoter) pasien Covid-19.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, DR. H. Fathurrahman, M.Kes, kepada wartawan, Senin (23/8) diruang kerjanya.

Google search engine

Menurut Fathurrahman, bangunan BLK Lotim tersebut terdapat dua lantai yang bisa dipergunakan untuk pasien. Dengan jumlah 38 kamar atau sekitar 151 tempat tidur (bad cover) yang telah disiapkan.

Ketersediaan ruangan tersebut untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus. Syukur kata dia, sejauh ini fasilitas kesehatan di semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lotim bisa menampung pasien Covid-19.

Isoter tersebut dipersiapkan untuk pasien yang bergejala ringan dan tidak bergejala. Tentu tidak terlepas pengawasan dan perawatan dari puskesmas terdekat.

“Tentunya dengan pengawasan dan perawan dari teman-teman yang ada di puskesmas terdekat yang ada di situ,” katanya.

Adapun fasilitas yang sudah disiapkan Isoter tersebut sudah lengkap. Selain sudah menyiapkan tempat tidur, pihaknya juga sudah menyiapkan oksigen dan perawat yang standby.

Dikatakannya, hingga saat ini isoter tersebut masih kosong. Karena isolasi mandiri masih berjalan di tengah-tengah masyarakat.

“Manakala misalkan isolasi mandiri ini tidak tertangani dengan baik, baru kita lakukan Isoter ini,” kata Fathurrahman. (wr-sid)

BACA JUGA  Jelang MotoGP, Bupati Lotim Hadiri Pertemuan Bersama Wamen Parekraf
Artikulli paraprakUcapan Terimakasih Dari Keluarga H.M Sukiman Azmy
Artikulli tjetërSulis LIDA Mengharumkan Nama NTB dan Lotim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini