LOMBOK TIMUR – Dari 2.347 kasus yang terpapar Covid-19 di Lombok Timur (Lotim), sebanyak 2.205 orang dinyatakan kesembuhan. Artinya, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Lotim sekitar 93,9 persen.

Pemkab Lotim telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka Covid-19 di Lotim. Terlepas dari upaya Pemda, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, DR. H. Fathurrahman, M.Kes mengatakan, situasi pandemi yang terkendali di Lotim sekarang ini, tidak lepas dari tingginya kedisiplinan masyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Google search engine

“Saat ini sekitar 90 orang masih dirawat Di RSUD Selong dan RSUD Lotim. Artinya pengendalian COVID- 19 ini juga tidak lepas dari peran aktif masyarakat menggunakan prokes,” terang Fathurrahman kepada wartawan, Senin, (23/8).

Dijelaskannya, kasus harian tertinggi terjadi pada 2 minggu lalu dengan 118 kasus. Sekitar 60 persen kasus terjadi diluar Lotim tetapi ber KTP Lotim.

Kunci untuk melawan COVID-19 adalah kata dia, 3T (Tracking, Testing, Treatment) dan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan) dibudayakan ditengah masyarakat.

Meskipun demikian, ia menghimbau agar masyarakat tidak lengah terhadap penerapan prokes, karena virus tersebut merupakan barang yang sulit terdeteksi dan perlu bersama-sama menghadapi virus tersebut.

“Prokes jangan sampai kendor, teruslah disiplin agar Lombok Timur terbebas dari pandemi,” pintanya. (wr-sid)

BACA JUGA  Saat Di-Rapid Test, Tiga Peserta CPNS di Lotim Dinyatakan Positif Covid-19
Artikulli paraprakSekjend PB PII Wakili Indonesia di Sidang Umum Pemuda Islam se-Dunia di Istanbul
Artikulli tjetërIdiologi Radikal dan Terorisme Masih Jadi ancaman Kamtibmas NTB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini