LOMBOK TIMUR – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kini ditetapkan sebagai daerah berstatus siaga bencana kekeringan memasuki musim kemarau saat ini.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Iwan Setiawan mengatakan, status siaga tersebut masih bisa di back up atau ditangani oleh Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lotim dan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait.

Google search engine

“Fakta lapangan menunjukkan masih berstatus siaga belum berstatus darurat. Artinya, kondisinya masih terkontrol di Kecamatan Jerowaru, belum meluas,” terang Iwan kepada wartawan, Selasa, (24/8).

Saat ini, kekeringan tingkat siaga ini hanya terjadi di enam desa di Kecamatan Jerowaru. Enam desa di Kecamatan Jerowaru tersebut merupakan hasil assesment dari tim.

Dijelaskannya, baru bisa dikatakan kekeringan darurat dilihat dari jumlah jiwa yang terdampak dan jumlah wilayah penyebarannya yang diatas sepertiga dari kecamatan yang ada Lotim.

“Jumlah jiwa yang terdampak ini hampir diatas 100.000 jiwa,” katanya.

Kalau dilihat dari keadaan cuaca, kekeringan pada tahun ini diprediksi akan mengalami penurunan. Tetapi pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti, karena puncaknya pada bulan Oktober dan November mendatang.

“Kalau terjadi kekeringan darurat, kita dan stekholder terkait sudah menyiapkan armadanya,” tandas Iwan. (wr-sid)

BACA JUGA  Lotim Berstatus Siaga Darurat Bencana
Artikulli paraprakProtes Jalan Rusak, ASKUM Lotim Tanam Pohon Pisang Ditengah Jalan
Artikulli tjetër“Ichan Musical” Sosok Dibalik Kesuksesan Sulis DA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini