MATARAM – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dan Kabupaten Sumbawa bakal menjadi pusat pengembangan budidaya lobster dan udang yang diminati investor. Budidaya tersebut terintegrasi berbasis pada maaung-masing kedua kawasan daerah itu.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, TB Haeru Rahayu mengatakan, rencana investasi pada dua kawasan itu sangat besar. Untuk budidaya lobster sekitar Rp. 750 miliar. Sedangkan untuk budidaya udang sekitar Rp. 11 triliun pada tiga lokasi di Indonesia.

Google search engine

“Nilai investasi di Kabupaten Sumbawa dan Lombok Timur-NTB berkisar pada angka Rp. 3-4 Triliun,” terang Haetu Rahayu.

Untuk memastikan persiapan program ini berjalan lancar, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menggelar rapat koordinasi yang dihadiri langsung oleh Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Bupati Lombok Timur dan Bupati Sumbawa pada hari Jumat (26/8) lalu.

Dalam rapat itu, Bupati Lombok Timur dan Bupati Sumbawa menyampaikan progres persiapan di lapangan.

Sejauh ini sudah dilakukan sosialisasi, penyiapan dan pengukuran lahan. Di perkirakan persiapan ini tuntas pada Tahun 2021.

Gubernur NTB yang akrab dipanggil Bang Zul itu mengingatkan, jangan sampai ada kegiatan investasi pemerintah atau swasta yang terhambat karena ketidaksiapan pemerintah.

“Pastikan segera penuhi 3 hal terkait investasi ini. Pertama, lahannya siap dan tidak bermasalah (clear and clean). Kedua, lokasinya disesuaikan dengan RTRW. Ketiga, yang paling penting, pastikan bahwa masyarakat menerima dengan baik keberadaan investasi ini,” terang Gubernur NTB. (wr-di)

BACA JUGA  PMI yang Pulang Kampung Dapat Bantuan Sembako
Artikulli paraprakMenuju Green Zone, Polres Lotim Gelar Gerai Vaksinasi Presisi
Artikulli tjetërTGB : Jangan Tinggalkan 4 Prinsip yang Diajarkan Almaghfurullah Maulana Syekh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini