LOMBOK TIMUR – Penangkapan YS, salah satu honorer di Puskesmas Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur oleh Polres Karang Asem – Bali, Jum’at (27/8) lalu terus didalami.

YS diduga merupakan otak pelaku pemalsuan surat keterangan vaksin kepada 18 orang warga Lotim yang hendak bepergian ke luar daerah.

Google search engine

Kapolres Lombok Timur. AKBP. Herman Suriyono. SIK. MH, mengungkapkan, keterlibatan Polres Lotim untuk mengungkap pelaku pemalsuan surat keterangan vaksin lantaran locus delicti di wilayah hukum Polres Karang Asem.

“Proses hukumnya di Polres Karang Asem. Polres Lotim hanya membantu menangkap pelaku termasuk mengumpulkan barang bukti. Dan kami sudah mengamankan printer dan komputer sebagai barang bukti yang digunakan pelaku mencetak kartu vaksin palsu,” jelas Kapolres Lotim. AKBP. Herman Suriyono kepada wartawan, Senin (20/8).

Saat ini kata Herman Suriyono, polisi masih mendalam keterlibatan pelaku dan lainnya. Termasuk masyarakat pengguna kartu vaksin palsu.
Bagi yang membuat maupun yang menggunakan surat palsu itu dapat dikenakan pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP tentang membuat surat palsu atau memalsukan surat.

Dia juga menyebutkan, setiap surat vaksin palsu yang diterbitkan ditarik dengan harga Rp. 200 ribu. Saat ini, jumlah masyarakat yang menggunakan jasa pelaku sebanyak 18 orang.

Herman Suriyono mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tidak menggunakan jasa orang lain untuk menerbitkan surat palsu bila hendak bepergian ke luar daerah.

“Baik pemesan maupun yang membuat surat vaksin palsu tetap diproses hukum,. Saat ini pelaku YS menjalani pemeriksaan di Polres Karang Asem,” kata dia. (wr-di)

BACA JUGA  Lotim Terancam PPKM Level II
Artikulli paraprakPolres Lotim Ungkap Penyelundupan Narkoba Dalam Jumlah Besar
Artikulli tjetërPemkab Lotim Gratiskan Biaya Swab Peserta CPNS dan P3K

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini