LOMBOK TIMUR – Public Safety Center (PSC) 119 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Raden Seodjono Selong Lombok Timur resmi beroperasi setelah Bupati Lombok Timur meresmikannya, Selasa (31/8).

Dalam peresmian itu, Bupati lotim, Drs. HM Sukiman Azmy menyampaikan pentingnya keberadaan PSC 119 RSUD. dr. R Soedjono Selong sebagai layanan darurat bagi penguatan terhadap layanan gawat darurat dan bencana di Lotim.
Sukiman tidak menampik jika Lotim merupakan kawasan rawan bencana.

Google search engine
Foto : Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy meresmikan PSC 119 RSUD Soedjono Selong. (doc)

“PSC 119 ini ibarat tim khusus yang akan dikembangkan dan dilatih menjadi unit yang cepat, tanggap dan cermat dalam penanggulangan gawat darurat bencana,” terang Sukiman pada pembukaan PSC 119 RSUD. dr. R Soedjono Selong, di depan halaman gedung PSC 119. Selasa, (31/8).

PSC 119 bukan hanya milik rumah sakit sambungnya, tetapi milik Lotim yang bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di bidang medis.

Bupati juga menyampaikan sejumlah hal terkait perkembangan Lotim, seperti sudah tidak adanya desa tertinggal, serta naiknya status Lotim dari kabupaten berkembang menjadi kabupaten maju. Dan saat ini Lotim menempati posisi ke 57 dari 434 kabupaten di Indonesia.

Dia menuampaikan pula keberhasilan Desa Wisata Tete Batu mewakili Indonesia di ajang Best Tourism Village dari United Nations World Tourism Organization (UNWTO).

“Semoga Desa Tete Batu mendapat pengakuan dunia sebagai salah satu desa wisata terbaik dan Lotim akan mendapat kunjungan wisatawan yang banyak,” harapnya.

Prestasi lain yang juga diraih Lotim saat ini sebut Sukiman, berhasilnya desa Kumbang, Kecamatan Masbagik masuk nominasi 10 desa terbaik dalam pengelolaan komunikasi.

Di bidang lain, Sukiman menyebut Pemerintah Lotim juga tengah mempersiapkan pelaksanaan smart city.

“Smart city saya harapkan dapat menciptakan iklim kondusif untuk mewujudkan kemajuan bersama,” katanya.

BACA JUGA  Hasil Audit Kredit Fiktif PD BPR Aikmel Tuntas, Kejari Lotim Bidik Tersangka

Sementara itu, Direktur RSUD dr. R Soedjono Selong, dr. Tantowi Jauhari menyatakan, inti dari terbentuknya PSC 119 ialah pengkondisian persiapan pasien rujukan ke RSUD dr. R. Soedjono Selong.

“Kita menyiapkan itu semua. Sehingga puskesmas yang ingin merujuk pasien ke sini (RSUD dr. R Soedjono Selong, Red) bisa terlayani dengan baik dan cepat. Akses informasi juga lebih cepat kita berikan,” katanya.

Sebagai tempat persiapan rujukan dan gawat darurat kata dia, PSC 119 tersebut sudah dilengkapi dengan alat-alat seperti ambulance dan alat pertolongan lainnya.

“Satu unit ambulance, alat-alat pertolongan terutama untuk pertolongan jantung dan pertolongan pertama pada kecelakaan. Itu yang kita siapkan dan kita stanby-kan disini,” ujar Tantowi. (wr-sid)

Artikulli paraprakTiga Hari Menghilang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Kolam Bendungan 
Artikulli tjetërWagub NTB Ikuti Rakorwasdanas yang Digelar KPK dan Mendagri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini