LOMBOK TIMUR – Saat hendak memperbaiki pipa air milik salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Shaufiah Wanasaba, Lotim, Lalu Jalal dan Rusnan tiba-tiba melihat sesosok tubuh tergeletak didasar tebing sungai Songgen, Dusun Tanak Mira, Desa Wanasaba Lauk, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur (Lotim).

Kedua saksi merupakan orang yang pertama kali melihat jasad yang sudah kaku itu tergeletak ditepi bebatuan dengan ketinggian mencapai 30 meter. Usut punya usut, ternyata tubuh yang sudah dinyatakan meninggal dunia itu identifikasi bernama Lalu Burhan (60) warga setempat

Google search engine

Kapolsek Wanasaba, Ipda. HM Yulianto Efendi mengungkapkan, korban sejak sebulan lalu meninggalkan rumahnya dan sempat dicari oleh keluarganya.
Selain itu, korban Lalu Burhan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

“Jenazah Burhan pertama kali ditemukan oleh Lalu Jalal dan Rusnan sekitar pukul 11.00 wita,” terang Kapolsek Wanasaba, Lotim. Ipda. HM Yulianto Efendi, Selasa (7/9).

Kedua saksi ini bermaksud ingin memperbaiki pipa air yang menuju ke salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatus Shaufiah Wanasaba, Lotim. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa.

Berdasarkan dari keterangan pihak keluarga yang berhasil dihimpun, Ipda Yulianto menerangka Burhan mengalami ganguan jiwa.

“Burhan ini sudah dicari sama keluarganya tapi tidak ketemu dan tiba-tiba diketahui sudah meninggal dunia,” sebutnya.

Jenazah LB (60) akhirnya bisa diangkat oleh petugas dari dasar sungai pada pukul 14.57 wita.
Beratnya Medan menuju TKP menjadi kendala untuk mengevakuasi korban.
Sehingga aparat keamanan dan camat Wanasaba terpaksa meminta bantuan BPBD Lotim mengangkat jenazah korban.

Kemudian jenazah LB dibawa ke kamar mayat RSUD dr. R Soedjono Selong untuk keperluan visum dan pemeriksaan lebih lanjut. (wr-sid)

BACA JUGA  Dua Bulan Buron, Pencuri 2 Unit HP Dibekuk
Artikulli paraprakLASQI Wakili Lotim Ditingkat Nasional
Artikulli tjetërAksi Kejar-kejaran Polisi Dengan Pelaku Curanmor Dijalan Raya Selong

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini