LOMBOK TIMUR – Meskipun masih situasi pandemi Covid-19, Industri Kecil Menengah (IKM) di Lombok Timur (LOTIM) menunjukkan adanya peningkatan.

Adanya peningkatan IKM itu diukur dari tetap adanya permintaan untuk dilakukan pelatihan, baik dari tingkat desa dan lainnya.

Google search engine

“Tetap ada yang mau pelatihan, kita juga diberikan peluang oleh desa terutama dalam pengemasan. Dari sana kita tahu, IKM kita ini ada peningkatannya,” terang Sekretaris Dinas (Sekdis) Perindustrian Lotim. Senin, (13/9).

Dimasa pandemi saat ini, IKM olahan makanan yang tidak terlalu besar pengaruhnya. Beda lagi dengan IKM bengkel dan lainnya yang ada pengaruhnya.

“Yang jelas kita sudah melakukan pelatihan dan sebagainya, dari situ kita berharap adanya peningkatan,” katanya.

Adapun untuk data pasti terkait adanya peningkatan IKM itu, belum bisa dipastikan. Karena datanya belum bersinergi dengan stekholder terkait.

“Belum saya bisa pastikan masalah persentase, karena datanya harus sinergi dari Dinas Pertanian, Dinas Pertanian, Perikanan, itukan semuanya harus didata baru kita tahu berapa jumlah peningkatan yang pasti,” ucap Alwan.

Yang jelas sebutnya, ada peningkatan yang dialamai khususnya dibidang home industri atau industri rumahan.

Adapun terkait dengan sodoran dana yang dianggarkan pihaknya untuk IKM, ia mengaku bahwa tidak memberikan anggaran berupa uang, melainkan hanya memberikan pelatihan dan bantuan berupa alat.

“Kalau anggaran, mungkin nanti lewat bansos atau pokir dewan,” tutup Alwan. (wr-sid)

BACA JUGA  RS Mata Provinsi dan BCA Kantor Utama Cakranegara Adakan Operasi Katarak Gratis
Artikulli paraprakKontingen NTB Asal Lotim yang Berlaga di PON XX Papua Jadi Kewenangan Pemprov
Artikulli tjetërKetua SMSI Ajak Sukseskan Vaksinisasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini