LOMBOK TIMUR – Terpilihnya Desa Tetebatu dalam ajang Best Tourism Village (BTV) United National World Tourism Organisation (UNWTO) mewakili Indonesia menjadi fokus perhatian pemerintah daerah dan pusat.

Pada rapat sebelumnya, Bupati Lombok Timur (Lotim), Drs. HM Sukiman Azmy meminta semua Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) mendukung penunjukan Tetebatu sebagai duta Indonesia di ajang Best Tourism Village (BTV).
Selanjutnya, orang nomor satu di Lombok Timur itu mengecek dan meninjau program atau kegiatan yang akan dilakukan masing-masing OPD untuk mendukung 12 indikator penilaian.

Google search engine

Dari rencana dan uraian yang disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut, sedikitnya 18 poin menjadi tugas OPD untuk direalisasikan sebelum Oktober berakhir. Poin tersebut diantaranya menyangkut dukungan terhadap PAUD Pariwisata sebagai salah satu poin plus Tetebatu.

“Penyediaan dan pembaharuan alat peraga pendidikan, kelengkapan buku dan pendukung lain yang dibutuhkan PAUD menjadi perhatian Pemda,” terang Sukiman Azmy pada Kamis, (16/9).

Selain dari aspek lingkungan sebagai perwujudan pariwisata berkelanjutan, Sukiman memberi penekanan pada pengelolaan dan pengolahan sampah, serta pemanfaatan limbah peternakan (kotoran hewan) sebagai biogas.

“Saya minta agar pemanfaatan lahan yang sudah tersedia sebagai kandang kolektif secara optimal. Dengan demikian, akan lebih memudahkan dan menghasilkan biogas lebih besar yang dapat dimanfaatkan lebih banyak warga,” sebutnya.

Cakupan vaksinasi di kawasan Tetebatu dan sekitarnya juga menjadi penting. Diingatkannya, 70-80 persen warga Tetebatu harus sudah divaksin. Kecuali itu dari aspek kesehatan tersedianya sanitasi juga mendapat perhatian.

Demikian halnya dengan pelayanan kesehatan. Selain keberadaan Pustu dan Polindes, peningkatan pelayanan kesehatan juga akan dilakukan dengan menambah Poskes Pariwisata.

“Layanan itu juga akan didukung pula oleh kesiapan Public Safety Center (PSC) 119 yang terkoneksi dengan seluruh puskesmas serta pemandu wisata yang memiliki pengetahuan pertolongan dasar,” ucapnya.

BACA JUGA  Dua Kelompok Suporter Futsal di Sakti Saling Tebas

Ia juga mengingatkan pendukung lainnya, seperti keberadaan rambu atau penunjuk jalan, pemenuhan kebutuhan pangan lokal, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih, serta tidak ketinggalan mengatasi titik buta (blank spot) secara permanen.

Sementara itu, ketua BPPD Lotim, Ahmad Nur Sandi menyampaikan, kesiapan seluruh pelaku wisata di NTB mempromosikan Desa Tete Batu sebagai bagian dari paket perjalanan mereka. Diingatkannya bahwa tidak lama lagi gelaran Superbike akan menghadirkan wisatawan di Lombok.

“Dengan promosi tentang Tete Batu yang sudah ada saat ini, saya pastikan banyak yang ingin mengetahui dan mengunjungi Tete Batu,” kata Nursandi meyakini. (wr-sid)

Artikulli paraprakHarga Anjlok, Peternak Telur di Lotim Sweeping Truk Ekspedisi
Artikulli tjetërBupati Lotim Resmikan Embulan Boroq Dewi Anjani Jadi Destinasi Wisata

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini