Beranda BERITA Popularitas Tetebatu Meningkat Pasca Terpilih Dalam Ajang BTV

Popularitas Tetebatu Meningkat Pasca Terpilih Dalam Ajang BTV

160
0
Foto : Bupati Lotim HM Sukiman Azmy saat membuka jambore deaa wisata di lokasi obyek wisata ulem-ulem Tetebatu, Rabu (22/9). (doc)

LOMBOK TIMUR – Nama Desa Tetebatu mulai dikenal didunia luar. Sejak mengikuti ajang Best Tourism Village (BTV) United National Word Tourism Organitation (UNWTO), Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Lombok Timur membuat wisatawan kepincut ingin berkunjung.

Hal itu dikemukakan, Bupati Lombok Timur (Lotim), Drs. HM Sukiman Azmy pada acara pembukaan Jambore Desa Wisata, di obyek wisata Ulem-Ulem, Tetebatu, Kecamatan Sikur, Rabu, (22/9).

Menurut Sukiman Azmy, popularitas Tetebatu mengalami peningkatan dan banyak memikat wisatawan asing. Pada Sabtu mendatang, mulai dari penginapan, homestay dan hotel ditempat itu sudah penuh dipesan.

Atas keberhasilan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan Provinsi NTB, utamanya atas pembinaan yang dilakukan terkait persiapan desa Tetebatu dalam Lomba tersebut.

“Terimakasi karena sudah membina Tetebatu dalam persiapan ajang BTV UNWTO ini,” kata Sukiman memberikan apresiasi.

Pada pembukaan jambore itu, ia juga menyampaika bahwa geliat industri pariwisata di Lotim dipicu keikutsertaan Desa Tetebatu di ajang BTV UNWTO.
Atas prestasi Tetebatu itu diharapkan dapat diikuti oleh desa-desa yang lain.

Tahun ini sambungnya, yang diajukan oleh Kementerian Pariwisata ke lomba desa internasional adalah Tetebatu.

“Semoga di tahun-tahun mendatang desa-desa wisata lainnya dapat menyusul menjadi duta NTB bahkan Indonesia,” harapnya.

Penyelenggaraan jambore desa wisata ini diharapkan pula dapat mendorong kemajuan pariwisata Lotim, dengan peningkatan wawasan bagi para peserta.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi yang mewakili Gubernur menyampaikan keindahan Ulem-ulem dan kawasan Tetebatu ditakdirkan mengundang banyak orang.

Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong kreativitas dengan memanfaatkan alam sekitar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Pariwisata Provins NTB, Yusron Hadi mengungkapkan, jambore Desa Wisata ini diselenggarakan di tempat terbuka untuk lebih mendekati masyarakat.

BACA JUGA  Capaian Vaksinasi di Kecamatan Sakra Masih Diangka 60,26 Persen

“Desa wisata kita sedang mengalami semangat yang luar biasa untuk terus membangun diri. Terlebih dengan desa Tetebatu yang tengah mengikuti lomba,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut itu juga, Sekda menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada tiga peserta perwakilan yang mengikuti Jambore.

Jambore Desa Wisata bertema “Kreatif, Inovatif, dan Kolaboratif Bangun Desa Wisata” ini diikuti perwakilan Pokdarwisa se-provinsi NTB. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari dukungan terhadap Tetebatu. Kegiatan ini diisi antara lain dengan urun rembuk, temu budaya, clean-up, dan camping bersama. (wr-sid)

Artikel sebelumyaSekda Lotim Beri Batas Waktu Camat dan Desa Perkuat Tim ACSIA
Artikel berikutnya32 FKPT Provinsi Menolak BNPT Dibubarkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here