Beranda BERITA Gadis Dibawah Umur Digilir Tiga Pemuda

Gadis Dibawah Umur Digilir Tiga Pemuda

275
0
Tiga pemuda pelaku persetubuhan
Foto : Tiga orang pemuda ini diduga menyetubuhi gadis dibawah umur. Ketiganya ditangkap Polres Loteng. (doc)

LOMBOK TENGAH – EJ (16) tak menyangka, jika perkenalannya dengan tiga orang pemuda berakhir tragis. Pasalnya, gadis asal Kecamatan Praya, Lombok Tengah (Loteng) itu kehilangan kehormatannya untuk selama-lamanya. Korban digilir secara bergantian oleh ketiga pemuda yang dikenalnya. Salah satunya, pacar korban PMD (20) warga Dusun Lendang Lok, Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Loteng.

Tak terlintas sedikit pun dibenaknya, bila sang pacar, PMD (20) menggagahi gadis yang masih dibawah umur itu bersama kedua rekannya masing-masing IH (18) dan JS (18) keduanya warga Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Heri Indra Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatreskrim Polres Lombok Tengah IPTU Redho Rizki Pratama, S.Tr.K mengungkapkan, sejatinya peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (15/9) lalu sekitar pukul 14.00 wita.

Sebelum kejadian itu, korban bersama pacarnya PMD ditemani oleh dua orang rekannya berfoto di Embung Sade. Kemudian, korban diajak ke rumahnya sang pacar di Dusun Lendang Lok Desa Kopang Rembige. Tak bisa melawan, korban dipaksa untuk melakukan persetubuhan secara bergiliran.

“Korban merasa keberatan dan melapor ke SPKT Polres Lombok Tengah,” ujar Kasat Reskrim Polres Loteng Iptu. Redho Rizki Pratama, Minggu (26/9).

Sesuai laporan korban beserta keluarganya, ketiga pelaku ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dari keterangan ketiga pelaku, mengakui perbuatan mereka telah menyetubuhi gadis malang itu.

“Ketiganya kami tangkap dirumahnya masing-masing tanpa perlawanan pada hari Sabtu (25/9) sekitar pukul.21.30 wita,” jelasnya.

Disebutkan Redho Rizki Pratama, ketiga pelaku dijerat Pasal 76d Jo 81 ayat (1 ) dan atau ayat ( 2 ) UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan ke II atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp. 5 miliar. (wr-dd)

BACA JUGA  Jadi Kurir Sabu, Warga Labuhan Haji Dibekuk
Artikel sebelumyaKMP Jax Rute Kayangan-Poto Tano Segera Beroperasi
Artikel berikutnyaJaksa Agung Gencar Diserang, Spiritualis: Waspadai Propaganda Koruptor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here