LOMBOK TIMUR – Capaian vaksinasi di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dinilai masih rendah. Apalagi, Lotim sebagai daerah penyangga dalam menyambut perhelatan ajang Word Super Bike (WSBK) dibulan Nopember mendatang. Untuk itu, Lotim dituntut untuk berupaya mengejar target dalam mengejar herd immunity.

Dari 1,3 juta lebih masyarakat Lotim, 952.470 orang diantaranya menjadi target yang harus tervaksin. Sementara hingga saat ini jumlah capaian vaksinasi tertanggal 3 Oktober 2021 untuk dosis pertama baru mencapai 245.020 atau 25,72 persen, untuk dosis kedua sebanyak 89.659 orang atau 9,41 persen, sedangkan dosis ketiga untuk Tenaga Kesehatan (nakes) sudah mencapai 3.926 orang atau 73,81 persen.

Google search engine

“Dosis kedua kita masih rendah, karena ini memang ada jeda antara dosis kedua dan pertama selama 28 hari,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, Pathurrahman kepada wartawan, Senin, (4/10).

Untuk mempercepat capaian herd immunity, pihaknya akan menggunakan berbagai strategi, seperti melibatkan semua Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk kelancaraan vaksinasi dan semakin meningkatkan peran para Kepala Desa (Kades), serta peran camat.

Diakuinya, kendala terbesar untuk mengejar herd immunity yaitu ketersediaan vaksin yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Kendala besar kita di ketersediaan vaksin yang diberikan dari provinsi,” katanya.

Meskipun saat ini vaksinasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) lebih difokuskan diwilayah Loteng, namun sebagai kabupaten penyangga ajang WSBK dan lainnya kata dia, pihaknya harus bergerak cepat.

“Sebagai kabupaten penyangga, kita harus bergerak cekat juga, karena kalau sudah mencapai 70 persen di Loteng, pasti akan ke kabupaten penyangga juga,” sebutnya.

Memang sambung Pathurrahman, capaian vaksinasi di NTB dipegang oleh Loteng dengan capaian 63,74 persen untuk dosis pertama, untuk dosis kedua 10,56 persen.

BACA JUGA  Di Hari Buku, Wabup Himbau Meningkatkan Pendidikan Literasi Usia Dini

“Tapi kalau sisi nominal, capaian vaksinasi sebanyak 245.020 orang itu kita di Lotim terbilang cukup tinggi dari target 952.470 orang,” tutupnya. (WR-sid)

Artikulli paraprakSekda Lotim : Vaksinasi Bisa Berjalan Harus Libatkan Perangkat Desa
Artikulli tjetër383 Pasutri di Desa Sembalun Bumbung Gelar Isbat Nikah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini