SUMBAWA BARAT – Dua unit bus trayek Dompu dan Bima terpaksa diamankan Kepolisian kawasan Pelabuhan Laut Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis sore (7/10) sekitar pukul 16.00 wita.

Kedua bus tersebut diketahui membawa puluhan dos berisi minuman keras (miras) tradisional jenis tuak dan brem. Rencananya, miras tradisional itu akan dijual diwilayah Dompu dan sekitarnya.

Google search engine

Pemeriksaan kendaraan yang melintas di kawasan pelabuhan Poto Tano merupakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) bertempat di pos 1 pelabuhan Poto Tano Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, S.IK,.M.IP melalui Kasi Humas Polres Sumbawa Barat IPDA Eddy Soebandi,S.Sos mengatakan, KRYD dipimpin langsung oleh Kapolsek KP3 Tano IPDA Nurlana bersama anggotanya.

“Saat melakukan pemeriksaan terhadap Bus sedang PO Sinar Rejeki anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano berhasil menemukan 5 Dos Brem sebanyak 100 botol ukuran 600 mil, sedangkan Bus Mulya Sejati di temukan minuman keras berjenis tuak sebanyak 160 botol berukuran 1,5 liter sekitar 240 liter itu lebih dari satu Drum,” ungkapnya.

Setelah petugas mendapati Miras didalam Bus PO Sinar Rejeki dan Mulya Sejati jurusan Kabupaten Dompu tersebut, supir bus Sinar Rejeki berinisial FF (28) warga Dusun Doromdoro Pekat, Kabupaten Dompu. Sedangkan supir Bus Mulya Sejati berinisial MK, (25) warga Dusun Kadindi, Pekat, Kabupaten Dompu, dimintai keterangan.

“Setelah para supir bus dimintai keterangan dengan kepemilikan Miras, mereka mengatakan tidak mengetahui pemilik miras tersebut, karena barang tersebut titipan dari orang yang tidak dikenal,” ujarnya.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Tano, Ipda. Nurlana menjelaskan, miras merupakan salah satu penyakit masyarakat. Dampak mengkonsumsi miras selain merusak kesehatan juga membuat orang hilang kesadaran (mabuk). Bahkan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas seperti perkelahian dan keributan.

BACA JUGA  IKLAN

“Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini selain sasaran miras juga kami berupaya melakukan pencegahan dari peredaran Narkoba, senjata api, bahan peledak atau barang-barang ilegal tanpa memiliki dokumen sah yang keluar masuk melalui Pelabuhan Poto Tano,” tuturnya

Selanjutnya, IPDA Nurlana berkoordinasi dengan Sat Narkoba Polres Sumbawa Barat untuk mengamankan miras jenis Tuak dan Brem di Mapolres Sumbawa Barat. (WR-di)

Artikulli paraprakDAK dan DAU APBD 2022 Pemkab Lotim, Meningkat
Artikulli tjetërSantri Ponpes Sajang Dihantui Culture Shock, Rumaksi : Saya Khawatir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini