LOMBOK TIMUR – Kasus stunting masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Pemkab Lombok Timur (Lotim). Disejumlah wilayah di Lotim seperti Jerowaru, Aikmel dan Lenek masih berada di zona stunting.

Untuk mencegah semakin merebaknya kasus stunting, Pemkab Lotim memperkenalkan padi varietas inpari nutrizinc.

Google search engine

Padi varietas inpari nutrizinc sendiri memiliki kadar zinc yang tinggi. Fungsi zinc terbilang sangat vital bagi kelangsungan hidup manusia, selain menjaga kesuburan, penyembuhan luka, meningkatkan daya tahan tubuh, zinc juga berfungsi mencegah stunting.

“Kita akan melakukan sosialisasi, lalu menyiapkan lahan,” kata Bupati Lotim, Drs. HM Sukiman Azmy pada acara rapat terkait Beras Nutrizinc sebagai salah satu solusi penurunan angka stunting di Lotim.

Untuk langkah alternatifnya sambungnya, ada petani binaan yang sekarang bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lotim untuk pengadaan pangan berupa beras.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis serata Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD. Agro Selaparang diingatkan agar mengajak masyarakat membudidayakan varietas nutrizinc.

“OPD teknis dan PD. Agro Selaparang dapat mengajak masyarakat untuk membudidayakan varietas nutrizinc ini,” sebutnya.

Disebutkan keuntungan dari budidaya padi varietas ini adalah adanya model kluster padi nutrizinc yang mandiri dan berkelanjutan.

“Keuntungan lain budidaya varietas ini adalah adanya model kluster padi Nutrizinc yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (WR-sid)

BACA JUGA  Tenaga Medis di RSUD Soedjono Tidak Berkurang
Artikulli paraprakDinilai Berhasil, Baznas Lotim Dikunjungi Baznas Lobar dan Sumbawa
Artikulli tjetërGegara Judi Online, Tiga Remaja Diamuk Massa Lantaran Curi Mixer Masjid

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini