LOMBOK TIMUR – Lima kali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pun memperoleh penghargaan dari Kementerian Keuangan RI.

Keberhasilan Pemkab Lotim tersebut terkait laporan pengelolaan keuangan tahun anggaran 2020 dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTB yang telah diumumkan pada Mei 2021 lalu.
Predikat WTP ini kali ke 3 dimasa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Drs. HM. Sukiman- H. Rumaksi, Sj, SH.

Google search engine

Penyerahan penghargaan tersebut diberikan oleh BPK RI Perwakilan NTB, pada Senin (11/10) kemarin, sekaligus acara serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan NTB yang disaksikan lamgsung oleh Kepala BPK RI Harry Azis Azhar di Mataram. Dalam kesempatan itu pula turut hadir Wakil Gubenur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalillah.

Menilai penghargaan yang diterima Pemkab Lotim, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, HM. Juaini Taufik, M.Ap menegaskan, predikat WTP ke lima ini merupakan yang ke tiga di masa pemerintahan Bupati Sukiman Azmy – Rumaksi.

Pengelolaan keuangan dan aset kata Sekda Lotim, menjadi salah satu indikator sehingga Lotim berhasil mempertahankan WTP ke lima secara berturut-turut.

“Lotim dianggap cukup baik dalam menata masalah persoalan aset. Terlebih aset ini menjadi salah satu indikator dalam menentukan apakah daerah tersebut layak atau tidak mendapatkan WTP,” terang Juaini Taufik kepada wartawan, Selasa (12/10).

Diakuinya, beberapa waktu lalu Pemkab Lotim kerap gagal meraih WTP ini karena belum maksimal dalam mengelola aset.

“Sekarang ini kita harus bemar-benar fokus untuk menertibkan pengelolaan aset. Atas dasar itulah kita bisa terus mempertahankan WTP ini sehingga kita pun diberikan penghargaan,” ujarnya.

Capaian ini kata dia, semakin memotivasi semua pihak untuk tetap terus mempertahankan WTP dimasa mendatang. Apalagi, Lotim juga merupakan salah satu kabupaten yang di audit dengan klasifikasi audit tujuan tertentu oleh BPK RI Perwakilan NTB . Audit tersebut diantaranya berkaitan dengan pengelolaan dana Covid-19. Alhasil, pengelolaan dana Covid-19 telah dinyatakan berkesesuaian.

BACA JUGA  Peserta BPJamsostek Aktif di Lotim Masih Rendah

“Pak bupati juga mendapatkan apresiasi dari BPK karena Lotim sebagai sampel dianggap bersih dalam pengelolaan dana Covid ini,” kata Juaini Taufik.

Karenanya, Pemkab Lotim akan terus mempertahankan prestasi ini sehingga tercipta Good Governance and Clean Government. (WR-di)

Artikulli paraprakGegara Judi Online, Tiga Remaja Diamuk Massa Lantaran Curi Mixer Masjid
Artikulli tjetër16 Kafilah Wakili NTB Dalam STQ XXVI ke Maluku Utara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini