MATARAM – Kementerian Kominfo RI dan Diskominfotik Provinsi NTB kembali berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan literasi digital di NTB. Dalam beberapa bulan ini Kominfo Provinsi NTB sangat getol berkoordinasi dengan BPSDM dan Ditjen Kementerian Kominfo RI. Hasilnya cukup menggembirakan, berbagai macam kelas dan akademi digital untuk mewujudkan Indonesia Cakap Digital dilaksanakan. Sebelumnya Digital Talent Scholarship (DTS) untuk para pelaku UMKM dilaksanakan dalam Kelas Digital Enterpreneurship Akademy. Di beberapa kab/kota juga literasi digital digesa juga bersama dinas kominfo kab/kota.

Begitu juga kemarin, 12-13 Oktober 2021 Ditjen Aptika melaksanakan Literasi Digital di Novotel KEK Mandalika Lombok Tengah dengan melibatkan 60 lebih peserta dari berbagai kominitas, umkm, praktisi dan mahasiswa. Istimewanya Presenter Nadya Mulya, Indra Herlambang dan Nicholas Saputra dihadirkan langsung sebagai narsum.

Google search engine

Kembali, direncanakan kegiatan serupa akan diselenggarakan pada tanggal 20-23 Oktober 2021 di kawasan wisata Sengigi, Lombok Barat.

“Bimtek ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk meningkatkan kualitas literasi digital, khususnya upgrading capacity bagi para admin media sosial di lingkungan pemerintah daerah,” tutur Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy. S.Sos, Kamis 14/10 di ruang kerjanya.

Menurut Doktor Najm, sapaan akrabnya, Bimtek kali ini akan berfokus pada pengelolaan media sosial dan penyediaan konten bagi seluruh instansi pelayan publik, khususnya di era digital dan keterbukaan informasi.

“Pekan ini kegiatan literasi digital berfokus pada publik speaking, dan fotografi serta keamanan informasi. InsyaAllah pekan depan Peserta kegiatan adalah admin media sosial instansi pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota di NTB dengan jumlah 20 orang” jelas Najam.

Materi yang akan diberikan meliputi, perkembangan pengelolaan media sosial di wilayah NTB, memahami karakteristik media sosial, memahami etika dalam pembuatan konten dan berkomunikasi di media sosial, teknik pembuatan konten visual grafis, dan tehnik pembuatan konten audio visual. (WR-di)

BACA JUGA  Tim Master Plan, Survei Kampung Lobster di Telong-Elong
Artikulli paraprak8 Persen Masyarakat Lotim Masih BAB Sembarangan
Artikulli tjetërBupati Lotim : Sorgum Alternatif Pengganti Beras

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini