Beranda BERITA Mensos RI : Tidak Amanah, Ingat Neraka

Mensos RI : Tidak Amanah, Ingat Neraka

169
0
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini
Foto : Menteri Sosial RI Tri Rismaharini saat menyampaikan pesan kepada pendamping PKH dan TKSK di Desa Tetebatu Selatan, Rabu (13/10) lalu. (doc)

LOMBOK TIMUR – Ada pemandangan yang tak biasa ketika Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini memanggil Koordinator Wilayah (Korwil) NTB 1 dan NTB 2 Program Keluarga Harapan (PKH). Terlihat tatapan sang ibu menteri yang dikenal temperamental itu seolah-olah ada sesuatu yang mengganjal saat memberikan wejangan kepada seluruh pendamping PKH dan BPNT Rabu (13/10) baru-baru ini di Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur.

Adalah, H.M Azwar dan Nurhasyim Korwil NTB 1 dan 2 membuat tatapan sang ibu menteri seakan-akan kurang yakin.

Foto : Seluruh pendamping PKH dan TKSK se Kabupaten Lotim dengan khusyuk mendemgar wejangan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini di Hotel Green Ory, Tetebatu Selatan, Rabu (13/10) lalu. (doc)

“Saya bisa merasakan bagaimana psikologis seseorang itu. Ingat, kalian harus amanah,” pesan Tri Rismaharini mengingatkan Korwil PKH dan para pendamping yang hadir Rabu sore (13/10) di hotel Green Ory, Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur.

Bagi Tri Rismaharini, ketidakyakinannya melihat kedua korwil tersebut seolah-olah menyiratkan sesuatu yang dianggapnya masih mengganjal.
Tanpa basa-basi, ibu menteri yang didampingi anggota DPD RI Dapil NTB Evi Apita Maya, anggota DPRRI Rahmat Hidayat dan Bupati Lotim, HM. Sukiman Azmy, mengingatkan kepada Korwil NTB dan seluruh pendamping PKH dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk menjalankan amanah dengan baik.

“Sekali lagi saya ingatkan, tolong jaga amanah ini. Kalian dibayar, begitu juga saya. Kalau kalian tidak amanah, ingat siksa neraka itu,” lagi-lagi Tri Rismaharini mengingatkan kepada seluruh pendamping yang hadir saat itu.

Masih kata Tri Rismaharini, bantuan sosial yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus benar-benar diberikan. Dampingi mereka disaat mereka membutuhkan bantuan.

“Anda bisa lihat kasus yang dialami warga yang rekeningnya tidak punya nominal alias Rp. 0. Warga-warga itu harus dilayani sehingga mereka mendapatkan apa yang menjadi hak mereka,” ungkap Tri Rismaharini sembari mengakhiri sambutannya. (WR-di)

BACA JUGA  Kapolda NTB Bagikan Ratusan Sembako dan Vaksinasi Gratis
Artikel sebelumyaBupati Lotim Duga Aksi Perusuh Saat Kunker Mensos RI, Pesanan Pihak Tertentu
Artikel berikutnyaIKLAN | Ucapan Selamat Merayakan Maulid Nabi SAW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here