Beranda BERITA Capai 77,81 Persen, Serapan DAK Lotim Terbaik se-NTB

Capai 77,81 Persen, Serapan DAK Lotim Terbaik se-NTB

147
0
Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy
Foto : Bupati Lotim HM Sukiman Azmy memaparkan penyerapan DAK Lotim terbaik di NTB. (doc)

LOMBOK TIMUR – Per tanggal 15 Oktober pada triwulan ketiga tahun 2021, serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Lombok Timur (Lotim) mencapai 77,81 persen. Capaian serapan pada triwulan ketiga tersebut merupakan yang terbaik di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dimana serapan DAK 77,81 persen tersebut merupakan dana transfer khusus DAK Fisik mencapai 72,49 persen dan DAK Non Fisik 82,66 persen.

Berdasarkan pemaparan dari Kepala Badan Perencanaan Pembanguanan Daerah (Bappeda) Lombok Timur, M Azlan menyampaikan bahwa dari target PAD sebesar Rp. 446 miliar, realisasi hingga 15 Oktober berada di angka Rp. 245 milyar lebih atau 55,06 persen. Jika dirinci, realisasi PAD dari Pajak Daerah adalah 50,33 persen, retribusi daerah 58,39 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 41,06 persen, dan PAD lain-lain yang sah adalah 57,54 persen.

Pada rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan APBD 2021 triwulan ketiga yang berlangsung di Rupatama 1 kantor Bupati Lotim, Drs. HM Sukiman Azmy yang memimpin rapat tersebut mengapresiasi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan serapan dan realisasi APBD 2021 yang telah sesuai dengan target.

Namun, ia juga juga meminta penjelasan sejumlah kepala OPD yang serapan dan realisasinya masih berada di bawah 50 persen.

Orang nomor satu di Lotim tersebut juga meminta komitmen pimpinan OPD untuk mencapai target triwulan ketiga tak kurang dari 75 persen pada okhit oktober nanti.

“Pada akhir tahun anggaran, minimal 95 persen target APBD dapat terealisasi. Kalau tidak, dikhawatirkan target yang telah ditetapkan tidak dapat terkejar,” terang Sukiman.

Untuk terealisasinya target PAD, pemimpin OPD diminta untuk lebih berinovasi dan membuat terobosan untuk mendongkrak realisasi. Selain itu, pimpinan OPD juga ditekankan untuk lebih aktif memperbarui laporan.

BACA JUGA  IACT Ditunda Pekan Depan Demi Keamanan Pembalap

“Pimpinan OPD aktif memperbarui laporan, sehingga data yang ada di masing-masing OPD sama dengan data di BPKAD maupun Bappeda,” tegasnya. (WR-di)

Artikel sebelumyaIKLAN
Artikel berikutnyaANTARA MARAH dan RAMAHNYA IBU RISMA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here