Beranda BERITA Pemkab Lotim Targetkan Tiga Hari untuk Seratus Ribu Dosis Vaksin

Pemkab Lotim Targetkan Tiga Hari untuk Seratus Ribu Dosis Vaksin

113
0
Bupati Lotim HM Sukiman Azmy
Foto : Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy menargetkan seratus ribu vaksin habis dalam tiga hari. (doc)

LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim menerima sebanyak 100.000 ribu dosis vaksin pada tahap pertama yang akan disebar secara proporsional, sesuai jumlah penduduk yang diperbolehkan untuk divaksin di masing-masing kecamatan. 100.000 ribu dosis vaksin tersebut ditargetkan akan habis dalam tiga hari.

“100.000 ribu dosis tahap pertama, ditambah 50.000 dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), kita akan habiskan dalam tiga hari dan akan mulai besok ini (19 Oktober 2021, Red),” pinta Bupati Lotim, Drs. HM Sukiman Azmy kepada wartawan, Senin, (18/10).

Hingga saat ini, capaian vaksinasi di Lotim masih di angka 41 persen untuk dosis pertama, 12,23 persen untuk dosis kedua. Sementara, pada tanggal 17 mendatang menjadi batas waktu Pemkab Lotim untuk mencapai herd immunity sekitar 70 persen dari target 952 ribu orang.

“Satu bulan lagi, kita harus bisa. Bahkan kalau vaksin tersedia, sebelum tanggal 17 harus sudah selesai,” katanya.

Mengingat waktu untuk mencapai herd immunity yang hanya tinggal sebulan lagi, Sukiman mengajak seluruh kepala OPD, Camat, Kepala puskesmas dan TNI-Polri untuk bersinergi agar target tersebut dapat diraih. Terlebih lagi, dropping vaksin dari Pemerintah Pusat (Pempus) dilakukan sesuai dengan laporan capaian vaksinasi dan jumlah vaksin yang tersedia.

“Semua OPD dampingi dan tempatkan personilnya di masing-masing kecamatan. Khusus untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), agar menempatkan personilnya di setiap lokasi,” sebut Sukiman.

Di sisi lain, meskipun melibatkan OPD dalam upaya mempercepat vaksinasi, ia berharap pelayanan lainnya tetap dapat berjalan dengan baik. Pun dengan pelayanan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Dalam rapat strategi percepatan vaksin Kabupaten Lotim, yang ikut dihadiri oleh Kapolsek dan Dandim 1615/Lotim, meminta agar setiap kepala puskemas melakukan input data langsung pada hari pelayanan, juga melaporkan stok vaksin sesuai kondisi riil setiap harinya.

BACA JUGA  Guru Berprestasi di Lotim Dapat Tiket Umroh Tahun 2022

“Langsung input datanya pada hari itu juga dan juga melaporkan stok vaksin setiap harinya,” tutupnya. (WR-sid)

Artikel sebelumyaGubernur NTB Bangga Atas Prestasi Sejumlah Atlit Peraih Medali PON XX Papua
Artikel berikutnyaTopping Off, Sekda Lotim : Pembangunan Mother and Child Center RSUD Selong Sesuai Timeline

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here