LOMBOK TIMUR – Proses manajemen risiko merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan guna meminimalisir setiap kejadian. Pentingnya ilmu manajemen risiko sudah diatur dalam Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), karena setiap tugas tentunya tidak lepas dari risiko. Sebab itu, Pemerintah Daerah (Pemda) dituntut meningkatkan kapasitas internal demi mengantisipasi tantangan ke depan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, HM Juaini Taofik, M. Ap yang mewakili Bupati menyambut baik pelaksanaan Bimtek Pelaksanaan Manajemen Risiko Pemerintah Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lotim yang diikuti oleh seluruh OPD.

Google search engine

Menurutnya, Bimtek ini dimaksudkan mencegah munculnya risiko yang tidak diinginkan dikemudian hari.

“Semoga Bimtek ini mampu meningkatkan kinerja melalui optimalisasi berbagai sumber yang ada, sekaligus mencegah timbulnya kecurangan yang dapat merugikan pemerintah dan masyarakat,” kata Taufik, Selasa, (19/10).

Oleh karena itu, Taufik meminta seluruh peserta Bimtek dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik, mengingat kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk komitmen bersama untuk saling menjaga, baik diri sendiri maupun organisasi.

Terakhir, ia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada kepala perwakilan BPKP Provinsi NTB, Ilham Nurhidayat yang berkenan hadir sebagai narasumber.

“Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut terutama dalam upaya meningkatkan akuntabilitas keuangan daerah dan pembangunan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” katanya. (WR-sid)

BACA JUGA  Pembangunan KIHT Eks Pasar Paok Motong Lotim Diundur
Artikulli paraprakBupati Sukiman Yakin Herd Immunity Bisa Tercapai
Artikulli tjetërKasus Melandai, Lotim Tertahan di Level Satu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini