LOMBOK TIMUR – Dari 38 jumlah sekolah satu atap (Satap) yang ada dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, tahun ini sudah empat sekolah Satap yang diregulerkan atau dipisah.

Dijelaskan Kepala Dinas Dikbud Lotim, Dewanto Hady, sekolah Satap yang diregulerkan tahun ini ialah SMP Satap 1 Pringgasela, SMP Satap 2 Pringgasela, SMP Satap 3 Pringgabaya dan SMP Satap Jerowaru.

Google search engine

“Yang ditegulerkan sebanyak 4 Satap, masih tersisa 34 Satap lagi,” sebut Dewanto kepada wartawan, Kamis, (21/10).

Awal mula berdirinya sekolah Satap tersebut lanjut Dewanto, untuk memberikan akses bagi para pelajar yang berada jauh dengan SMP reguler. Sehingga didirikan SMP di tempat SDnya dulu.

Namun, seiring dengan perkembangan penduduk yang juga berpengaruh dengan jumlah siswa di sekolah Satap tersebut, akhirnya pihaknya Dikbud Lotim meregulerkan emoat sekolah Satap dengan tujuan lebih fokus memanagment sekolah.

“Sudah Memungkinkah untuk menjadi sekolakh reguler. Kita regulerkan sekolah Satap ini juga agar lebih fokus memanagment sekolah itu,” katanya.

Adapun untuk bantuan yang akan diterima oleh sekolah yang diregulerkan tersebut tetap sama dengan SMP lainnya.

“Sekolah Satap maupun reguler prilakunya sama didalam porsi DAK, tidak dibedakan,” imbuhnya.

Tak menutup kemungkinan, pada tahun kedepannya sekolah Satap yang akan diregulerkan lagi. Namun hal tersebut tentu melihat dari perkembangan sekolah Satap yang ada.

“Kita akan melakukan evaluasi, kalau ada sekolah Satap yang layak diregulerkan, pasti kita regulerkan,” pungkasnya. (WR-Sid).

BACA JUGA  Guru Berprestasi di Lotim Dapat Tiket Umroh Tahun 2022
Artikulli paraprakGita Ariadi Terpilih sebagai Ketua Umum Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia 2021-2024
Artikulli tjetërPemkab Lotim Selesaikan 100 Ribu Dosis Vaksin Kurang Dari 3 Hari

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini