LOMBOK TIMUR – Penembakan anggota Bagian Humas Polres Lombok Timur Brigadir Satu (Briptu) Hairul Tamimi oleh rekan seprofesinya sesama polisi masih terus didalami penyidik Polres Lotim.

Terduga pelaku Brigadir Kepala (Bripka) MN, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Wanasaba, Polres Lombok Timur, kini sedang menjalani proses pemeriksaan intensif Satreskrim Polres Lotim.

Google search engine

Demikian pula motif pembunuhan pun masih menunggu pemeriksaan terduga pelaku.
Pastinya, Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suriyono, SIK, MH, mengakui jika sanksi terhadap pelaku telah memenuhi unsur tindak kejahatan berencana.

“Pelaku diancam pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dan sanksi hukuman pelanggaran Kode Etik Profesi Polri,” ucap Herman Suriyono kepada wartawan saat menggelar konferensi pers dihalaman Polres Lombok Timur, Senin malam (25/10).

Kapolres Lotim itu juga tengah memeriksa sejumlah saksi termasuk istri terduga pelaku dan anggota Polres lainnya yang terkait dalam pembunuhan tersebut.

“Kita sudah menyita sejumlah barang bukti seperti Handphone milik istri pelaku, handphone milik korban, senjata laras panjang jenis P2 serta sepeda motor milik pelaku,” jelas Herman Suriyono.

Herman Suriyono juga menepis anggapan jika pembunuhan itu bermotif asmara.

“Kami juga masih mendalaminya motif sebenarnya,” ujar Herman.

Seperti diberitakan sebelumnya, Peristiwa memilukan itu terjadi dirumah korban Griya Pesona Madani RT. 25 Blok ZA, Denggen, Kecamatan Selong, Lombok Timur Senin siang (25/10) sekitar pukul 12.00 wita.

Informasi yang didapatkan media, Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh rekannya sendiri, Bripka Syarif Hidayatullah, staf Humas Polres Lotim.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, salah seorang staf Humas Polres Lotim sempat menghubungi korban melalui handphone.
Namun, rupanya handphone milik korban tertinggal diruang kerja Humas Polres Lotim.

Merasa curiga, Bripka Syarif pun berinisiatif ke rumah korban di perumahan Griya Pesona Madani sekitar pukul 14.00 wita.
Alangkah terkejutnya Bripka Syarif, Korban sudah dalam posisi bersimbah darah dengan dua lubang menganga mengenai dada korban.

BACA JUGA  Hantura, Sukiman Sampaikan Amanat Menteri ATR/BPN

Saat ditemukan, posisi korban tengah memakai handuk warna ungu berlumuran darah. (WR-di)

Artikulli paraprakAnggota Polres Lotim Ditembak Hingga Tewas
Artikulli tjetër100 Ribu Vaksin Dalam Tiga Hari, Bupati Lotim Berencana Gunakan Pola Yang Sama

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini