LOMBOK TIMUR – Nurhadi Muis Kepala Desa (Kades) Jeruk Manis, Kecamatan Sikur terpilih menjadi Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur selama tiga tahun kedepan.

Balroom kantor Bupati Lotim lantai dua menjadi saksi atas kemenangan yang diraih Nurhadi Muis setelah berhasil meraih suara terbanyak pada pemilihan ketua FKKD Lotim priode 2021-2024.

Google search engine

Nurhadi Muis mengungguli tiga kandidat Kades lainnya dalam pemilihan ketua FKKD Lotim itu. Mereka diantaranya, Ahmad Subandi Kades Sambelia, dengan perolehan suara sebanyak 8, di nomor urut 2 ada H. Maidy, Kades Bagik Papan, Kecamatan Pringgabaya dengan perolehan suara 48, kemudian ada Lalu Wira Sakti selaku Kades Selaparang, Kecamatan Suela dengan perolehan suara sebanyak 42, sedangkan Nurhadi Muis sendiri berhasil memperoleh suara sebanyak 91.

Nurhadi Muis sebagai ketua FKKD Lotim yang baru saja terpilih mengungkapkan bahwa kemenangan yang diraih merupakan kemenangan semua.

“Kemenangan ini adalah kemenangan kita semua Kades, bukan kemenangan saya sendiri,” sebutnya.

Menjadi nahkoda baru FKKD Lotim, Muis akan menjalankan tugas sesuai dengan visi-misi yang sudah dibuatnya, yakni ingin kerjasama dan berkolabosi dengan semua lembaga yang ada di Lotim, ingin membawa FKKD Lotim menjadi lembaga yang lebih bermanfaat dan bermartabat.

“Itu rencana kedepan yang ingin saya lakukan, sesuai dengan visi-misi yang sudah saya katakan sebelumnya,” katanya.

Sementara ditempat yang sama, Suhirman selaku Kades Rumbuk, Kecamatan Sakra yang sekaligus menjadi ketua panitia pemilihan ketua FKKD Lotim
menyebutkan, anggaran Musda yang bertempat di balroom kantor Bupati Lotim itu menghabiskan anggaran sekitar Rp. 40 juta.

Anggaran Rp. 40 juta itu berasal dari iuran anggota FKKD lotim sebanyak Rp. 18 juta, dari Pemda Lotim sebanyak Rp. 12 juta, Sekretaris Daereh (Sekda) Lotim sebanyak Rp. 4 juta dan dari anggota DPR RI partai Demokrat H. Nanang Samudra sebanyak Rp. 5 juta.

BACA JUGA  Stok Sedikit, Bupati Lotim Akui Vaksinasi Dosis Dua Belum Capai Target

“Sekitar Rp. 40 juta yang kita dapati dari sumbangan yang tadi. Alhamdulillah acaranya juga lancar sesuai dengan yang kita inginkan,” ujar Suhirman kepada wartawan, Rabu (27/10).

Dari 239 jumlah Kades se-Lotim, yang ikut berpartisipasi dalam menyuarakan haknya pada pemilihan ketua FKKD Lotim itu sebanyak 188 orang.

“Ada yang tidak mencoblos karena ada undangan menghadiri acara Kementerian Desa (Kemendes) di Sembalun, ada juga yang tidak mengambil hak pilihnya. Kita tetap hormati itu,” ujarnya. (WR-sid)

Artikulli paraprakBupati Lotim Harap Para Kades Pelajari Kebijakan Pemda
Artikulli tjetër2023, Pemkab Lotim Targetkan IPM Berada Urutan Ketujuh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini