LOMBOK TIMUR – Tim Puma Polres Lombok Timur (Lotim) berhasil membekuk dua pelaku jambret yang kerap kali meresahkan warga Lotim, pada Kamis (28/10) dini hari, sekitar pukul 04.00 wita.

Kedua pelaku berinisial R (32) asal Aikmel dan S (29) warga Korleko, Lotim. Diketahui kedua pelaku pernah menjalankan aksinya di Kelurahan Geres, Kecamatan Labuhan Haji, depan kantor Damkarmat Lotim di Sukamulia dan di jalan raya Nibas, Masbagik Utara, Lotim.

Google search engine

“Yang di Geres, Labuhan Haji itu kejadiannya pada hari Minggu 3 Oktober kemarin, terus yang kedua pada 24 September bulan lalu, sedangkan yang di Masbagik Utara itu pada 13 Oktober Kemarin,” ujar Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu. Muhammad Fajri kepada wartawan, Kamis (28/10).

Kedua pelaku menjalankan aksinya menggunakan motor Satria FU milik S. Modus kedua pelaku yakni mengincar pengendara perempuan.

Melihat target, pelaku langsung membuntuti korban dan menarik paksa tas ataupun perhiasan yang yang digunakan korban.

“Kedua pelaku beraksi ditempat yang sepi. Pelaku S sebagai pengendara dan R sebagai eksekutor,” katanya.

Tak jarang, kedua pelaku membuat para korbannya terjatuh sampai mengalami luka-luka. Kebanyakan korban pelaku ini mengalami kerugian berupa perhiasan dan barang berharga lainnya.

“Korban sering mengalami kerugian berupa perhiasan dan barang berharga lainnya, berupa HP dan uang tunai yang disimpan didalam tas mereka,” sebutnya.

Pada saat penangkapan, tim Puma berhasil mengamankan pelaku R di rumahnya. Setelah dilakukan pengembangan, rekan pelaku kemudian berhasil ditangkap di rumah istri ketiganya diwilayah Pringgabaya.

Diketahui, salah satu dari pelaku berinisial S merupakan residivis kasus serupa yang sudah dua kali menjalani hukuman di Rutan Selong.

Selain berhasil mengamankan pelaku, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit hp milik salah satu korban dan motor pelaku yang kerap digunakan saat beraksi.

BACA JUGA  Baru Setahun Bebas, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

“Saat ini pelaku dan BB kami amankan di Polres Lotim guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut,” tutup Fajri. (WR-sid)

Artikulli paraprakSukiman : Pemuda Perekat Persatuan
Artikulli tjetërPeserta BPJamsostek Aktif di Lotim Masih Rendah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini