LOMBOK TIMUR – Hama menjadi musuh besar petani. Tak jarang para petani merugi jika salah dalam penanganannya. Tak hanya itu, mahalnya biaya obat-obatan pengendali hama acapkali dikeluhkan petani.

Mengantisipasi mahalnya biaya pengendalian hama, mahasiswa KKN UNW Mataram menggelar penyuluhan pertanian yang diikuti sejumlah masyarakat di Desa Kalijaga Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur.

Google search engine

Penyuluhan pertanian dengan mengusung tema “Pembuatan insektisida nabati dan pengendalian hama pada tanaman” sebagai solusi petani agar terhindar dari serangan hama.

Usai menyampaikan materi, dosen UNW Mataram yang mengajar di FKIP jurusan Pendidikan Biologi mengungkapkan, kegiatan penyuluhan pertanian tersebut merupakan gebrakan dari mahasiswa KKN UNW Mataram selama berkegiatan diwilayah ini.

Dikatakan Fadli, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini agar menjadi solusi bagi para petani yang sering mengeluhkan hama Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Disamping itu, untuk meminimalisir penggunaan insektisida kimiawi secara berlebihan yang berdampak pada lingkungan dan manusia.

“Penyuluhan ini menjadi bagian dari para mahasiswa KKN untuk bisa menerapkan pengetahuannya. Sekaligus memberi pesan agar para petani tidak memakai bahan kimia secara berlebihan,” ujar Fadli.

Pada kesempatan itu pula turut hadir Kepala Desa Kalijaga Baru H.M Yakub Khair, SH dan masyarakat setempat.
Antusiasme warga yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani terlihat saat terjadi tanya jawab seputar pertanian. Termasuk cara-cara mengatasi hama. (WR-fa)

BACA JUGA  Baznas Lotim Kembangkan Program Gerakan Cinta Zakat
Artikulli paraprakBPN Lotim Selesaikan 93 Persen Sertifikat Tanah
Artikulli tjetërDitinggal Mancing, Dua Remaja Bobol Rumah Warga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini