LOMBOK TIMUR – BPJS Kesehatan Cabang Selong memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur, Selasa (2/10). Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Kejari Lombok Timur terhadap penegakan kepatuhan badan usaha dan pendampingan hukum untuk mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional  Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Apresiasi terhadap pencapaian dan komitmen Kejaksaan Negeri Lombok Timur ini langsung disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Made Sukmayanti di aula kantor Kejari Lombok Timur.

Google search engine

Dalam kegiatan itu, Sukmayanti menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur beserta jajarannya karena kerja kerasnya dalam meningkatkan kepatuhan badan usaha.

“Kami mengapresiasi atas kerja sama dan sinergi yang terjalin dengan sangat baik antara BPJS Kesehatan Cabang Selong dengan Kejaksaan Negeri Lombok Timur sehingga Badan Usaha yang tidak patuh bersedia memenuhi kewajibannya untuk melakukan pendaftaran, penyampaian data dan pembayaran iuran,” ujar Made Sukmayanti.

Selain itu kata dia, dengan adanya sinergi yang terjalin, Kejari Lombok Timur diberikan hak mewakili BPJS Kesehatan selaku pemberi kuasa untuk melakukan mediasi dengan Badan Usaha mengenai kepatuhan peserta dan pemberi kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut dikatakan Sukmayanti, capaian SKK yang telah dikeluarkan oleh Kejari Lombok Timur hingga Oktober 2021 tercatat 21 badan usaha patuh dengan total iuran yang dibayarkan mencapai Rp. 91.041.342 setelah dikirimkannya surat teguran dan mediasi dari Kejaksaan Negeri Lombok Timur.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Irwan Setiawan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan Lombok Timur atas penghargaan yang diberikan.

“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan, dan kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kepatuhan dalam penyelenggaraan Program JKN – KIS. Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus berjalan,” ujar Irwan.

BACA JUGA  M. Saleh Madjid : Kasus Kredit Bermasalah Bank NTB Syariah Sudah Lama dan Sulit

Jumlah Badan Usaha di Kabupaten Lombok Timur yang sudah terdaftar sebagai Peserta JKN–KIS berjumlah 316 Badan Usaha dengan total cakupan kepesertaan Program JKN-KIS sampai dengan 1 Oktober 2021 sebanyak 1.065.700 jiwa (80,76%) dari total penduduk sebanyak 1.319.537 jiwa. (WR-di)

Artikulli paraprakDukung Pengembangan Wisata dan Pendidikan, Wagub NTB Terima Kunjungan Delegasi Swiss
Artikulli tjetërVaksinasi Akan Difokuskan Bagi Lansia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini