LOMBOK TIMUR – Batas waktu untuk mengejar herd immunity agar Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tidak berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III, hingga tanggal 19 Nopember mendatang.

Capaian 70 persen vaksinasi sebagai salah satu indikator yang menentukan turun tidaknya status level Lotim.

Google search engine

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur, Budiman Satriadi, SKM menegaskan, status level III untuk Kabupaten Lotim karena ada penambahan indikator sesuai dengan Permendagri No. 54 tahun 2021.

Budiman yang juga Kepala Bidang (Kabid) P2PL Dinas Kesehatan Lotim itu menyebutkan, naiknya status level III dari level I itu karena penambahan indikator sesuai Permendagri.

“Tanggal 24 Oktober itu Lotim naik status ke level III. Untuk indikator transmisi dengan sub indikator capacity respon Lotim masuk dalam kategori bagus. Tetapi capaian vaksinasi masih dibawah angka 70 persen seperti yang ditargetkan,” papar Budiman.

Pada indikator tambahan berupa vaksinasi inilah kata Budiman, status Lotim naik level karena belum mencapai 70 persen sesuai taget nasional.

“Sampai diakhir Oktober lalu kita masih diangka 61-62 persen,” katanya.

Untuk mencapai herd immunity dengan angka  70 persen itu dibutuhkan sekitar 80 ribu dosis vaksin pertama. Sedangkan dosis vaksin untuk Lanjut Usia (Lansia) dengan total dosis 60 persen.

“Untuk vaksin lansia masih diangka 39 persen. Saat ini Pemda Lotim masih melakukan advokasi ke pempus dan pemprov untuk mendapatkan droping vaksin  tambahan,” pinta Budiman.

Terpenting saat ini, tenaga kesehatan (nakes) tetap bersinergi dengan lintas sektoral bersama TNI/Polri untuk menghabiskan stok yang masih tersisa mempercepat kegiatan vaksinasi yang digelar disemua titik di Lotim. (WR-di)

BACA JUGA  TBS Didaulat Jadi Kampung Inggris untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Artikulli paraprakBupati Lotim Minta Kedatangan Sandiaga Uno ke Labuhan Haji Tidak Dipersoalkan
Artikulli tjetërDua Raperda Inisiatif DPRD Lotim Belum Miliki Kelokalan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini