LOMBOK TIMUR – Dalam memajukan pariwisata di Lombok Timur (Lotim), Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lotim tidak hanya fokus pada destinasi wisata berbasis alam, melainkan juga akan mengembangkan destinasi wisata budaya.

Pengembangan destinasi wisata budaya, baik berupa atraksi ataupun ritual adat lainnya yang ada dibeberapa desa di wilayah Lotim ini dilakukan guna menggaet wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

Google search engine

“Ini salah satu daya tarik bagi para wisatawan ketika berkunjung. Setelah wisatawan menikmati alam kita, tentunya nanti akan kita suguhkan mereka dengan berbagai macam atraksi budaya, atau sebaliknya,” ujar Ketua BPPD Lotim, Ahmad Nursandi kepada wartawan, Minggu (7/11).

Tak hanya atraksi budaya yang akan dikembangkan, tetapi pihaknya juga akan mulai mengembangkan wisata kuliner tradisional khas Lotim. Hal itu disebut Sandi akan menjadi paket wisata yang menarik.

“Kita akan mulai kembangkan di akhir bulan ini, nanti kita akan melakukan identifikasi ke daerah mana saja yang akan masuk dalam wisata atraksi budaya ataupun adat, termasuk wisata kuliner,” katanya.

Beberapa wilayah disebutkan Sandi yang berpotensi untuk dikembangkan wisata budayanya adalah Desa Songak, Denggen, Keruak, Jerowaru, Wakan dan lainnya. Namun untuk mengembangkan wisata budaya ini sebutnya, terlebih dahulu harus melakukan identifikasi. Permasalahannya sambungnya, pihaknya hingga saat ini belum memiliki blue print untuk mengidentifikasi.

“Ketika kita sudah menemukannya, maka kami akan mencoba untuk masuk dan menyusun program, apakah itu rutinitas, setiap hari dan sebulan sekali, agar itu menjadi paket tour,” katanya.

Lotim dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan tentu juga memiliki banyak desa dengan ciri khasnya masing-masing, tentu menjadi kebanggaan dan sebuah kekayaan tersendiri untuk dikembngkan kedepannya. Bukan hanya pada budayanya saja, namun dibeberapa unggulan lainnya seperti busana tradisional.

BACA JUGA  Laporkan Pedagang dan Distributor Minyak Goreng Menjual Diatas HET

“Mulai dari destinasi alam, budaya, kuliner serta busana tradisional ini akan kami jadikan satu paket tour,” tutupnya. (WR-sid)

Artikulli paraprakKonsep Desain Bangunan NU Lotim Satu-satunya di Indonesia
Artikulli tjetërJaksa Agung Keluarkan Pedoman Baru Kasus Narkotika Melalui Pendekatan Restoratif Justice

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini