LOMBOK TIMUR – Bripka Pol. Muhammad Nasir, pelaku penembakan sesama anggota polisi dilingkup Polres Lombok Timur (Lotim) terancam dikenai pasal 340 KUHP tentang hukuman pembunuhan berencana.

Kapolres Lombok Timur, AKBP. Herman Suriyono, SIK, MH saat ditemui media mengakui, jika pelaku penembakan sesama polisi itu dikenakan pasal 340 UU KUHP.
Dalam UU KUHP itu ujar Herman Suriyono berbunyi bahwa barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam, karena pembunuhan dengan rencana (moord), dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Google search engine

Selain ancaman pasal KUHP itu kata dia, pelaku M. Nasir juga direkomendasikan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat dari kesatuannya.

Diketahui, Nasir menghabisi nyawa Briptu. Hairul Tamimi beberapa waktu lalu dikediaman korban yanng berlokasi di perumahan Griya Pesona Madani Denggen, Kecamatan Selong, Lotim tanggal 25 Oktober 2021 lalu.

Nasir menghabisi nyawa rekan seprofesinya yang bertugas di bagian Humas Polres Lotim tersebut dengan senjata organik V2 yang menembus badan korban. (WR-sid)

BACA JUGA  Serangan Kepada Jaksa Agung Diduga Terencana dan Tendensius
Artikulli paraprakLampaui Target, Capaian Vaksinasi di Lotim Tertinggi di NTB
Artikulli tjetërKUA PPAS APBD 2022 Disusun Antisipatif, Responsif dan Fleksibel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini