LOMBOK TIMUR – Untuk menggenjot pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2021 ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur mengevaluasi potensi pendapatan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Evaluasi tersebut sejalan dengan harapan Bupati Lotim agar sejumlah OPD yang memperoleh angka dibawah 30 persen dapat berinovasi.

Google search engine

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur, M. Azlan, SE, M.Ak menyebutkan, sesuai data capaian pendapatan daerah per bulan Oktober ini masih diangka 63,87 persen atau baru mencapai Rp 281,699 miliar dari target Rp 441 miliar lebih.

Angka tersebut dinilai Azlan, masih rendah lantaran capaian target dari sejumlah masih belum optimal. Berdasarkan data, beberapa OPD yang belum optimal mencapai target PAD adalah Dinas Pariwisata yang baru mencapai 25,40 persen. Selain itu ada Diskominfo Lotim yang baru mencapai 26,76. BPKAD yang baru mencapai 14,51 persen.

Meski demikian, target pendapatan daerah diyakini bisa mencapai 85 persen hingga akhir tahun 2021 mendatang.

“Beberapa OPD yang belum maksimal dalam merealisasikan target memang terkendala pandemi Covid-19,” ujar Azlan, Selasa (16/11).

Demikian pula ada beberapa sumber pendapatan yang tidak mungkin dilakukan desain ulang. Seperti deviden dari Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Alasannya, BUMD-BUMD sudah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sehingga tidak bisa diganggu gugat lagi
.
Meski begitu, kata Azlan, realisasi PAD mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan target realisasi tahun 2020 lalu. Pada bulan Oktober 2020, diperoleh Rp 245, 591 miliar dari target Rp 346,836 miliar.

Berdasarkan analisa perbandingan kata dia, capaian target PAD pada APBD 2022 berharap tidak dinaikkan. Melainkan ditetapkan sebesar Rp 441 miliar. Menurut Azlan, jika pandemi Covid-19 sudah berakhir di 2022 mendatang, maka sangat bisa target dinaikkan. Namun karena hal tersebut belum pasti, alangkah baiknya jika target ditetapkan. (WR-di)

BACA JUGA  Meski Kalah PP, Tersangka Korupsi Dermaga Labuhan Haji Belum Menyerahkan Diri
Artikulli paraprakGubernur NTB Lepas 44 Awarde Ke Malaysia
Artikulli tjetërPencuri Kotak Amal Masjid di Selong Ditangkap Warga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini