LOMBOK TIMUR – Kecelakaan tunggal dump truk yang memuat 26 warga merupakan warga Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur.

Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas Polres) Lombok Timur merilis sebanyak 14 korban luka-luka telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Soedjono Selong, Lombok Timur.
Sedangkan dua orang dinyatakan meninggal dunia. Amaq Munasih (80) warga Dusun Alon, Desa Pengadangan Barat, Pringgasela meninggal dunia di TKP. Sementara Inak Suni (70) warga Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgesela meninggal dunia diperjalan saat menuju rumah sakit Selong.

Google search engine

Peristiwa memilukan itu terjadi, Senin siang (22/11) sekitar pukul. 11.00 wita di ruas jalan Repoq Mamben, Sebau sebelum Pusuk Sembalun, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

Dum truk bernomor DR 8576 AC yang dikemudikan Mahsun (52) Dusun Dasan Tiga, Desa Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgasela hendak ke Sembalun untuk melayat orang meninggal di Desa Sembalun Bumbung.

Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono, SIK, MH melalui Kanit Laka Lantas Polres Lotim, Ipda Dirawira Prasasta mengungkapkan kronologis kejadian kecelakaan tunggal Out Of Control (OC).

Dituturkannya, pengemudi truk hendak mengoper porseneling dari 2 ke 1 saat menaiki tanjakan. Namun over porseneling malah gagal. Akibatnya, truk bermuatan 25 warga itu pun melaju mundur dan langsung terjun ke jurang.

“Korban sebanyak 14 orang dilarikan puskesmas Sembalun, namun karena parah kemudian dilarikan ke RSUD R Soedjono Selong untuk mendapatkan perawatan intensif. Satu orang meninggal dunia di TKP dan seorang lagi meninggal dunia dalam perjalanan saat hendak dibawa ke rumah sakit,” ujar Dirawira Prasasta. (WR-di)

BACA JUGA  Kunjungi NTB, Presiden Akan Resmikan Sirkuit Mandalika
Artikulli paraprakKunjungi Puskesmas Sakra, BPJS Selong Pastikan Layanan JKN-KIS Lebih Baik
Artikulli tjetër58 Negara Sudah Menerima PMI Kecuali Malaysia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini