LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur (Lotim), Drs. HM Sukiman Azmy menanggapi pandangan umum fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim atas Rancanngan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2022.

Tahun 2022 terdapat 352 daftar usulan aspirasi masyarakat desa/kelurahan tervalidasi dan dibahas dalam Forum Musrenbang Kabupaten. 141 atau 40,06% dari daftar tersebut terakomodir dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022.

Google search engine

“Musrenbang menjadi salah satu pendekatan partisipatif dalam pembangunan yang terus diupayakan peningkatan kualitasnya,” terang Sukiman, Selasa (23/11).

Pada rapat itu, Sukiman menyampaikan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan instensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber penerimaan PAD. Langkah intensifikasi dilakukan melalui peningkatan intensitas pemungutan, penagihan yang terpadu, peninjauan (review) tunggakan, peningkatan pengawasan dan pengendalian. Sementara langkah ekstensifikasi dilaksanakan melalui pendataan sumber-sumber PAD, termasuk didalamnya pendataan sumber-sumber penerimaan retribusi daerah yang potensial yang belum terakomodir dalam Peraturan Daerah.

Dihadapan anggota para dewan, Sukiman menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) tengah mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) guru. Upaya itu dilakukan untuk menuntaskan tenaga honorer kependidikan kategori 2 (K-2)

“Kita sedang mengusulkan formasi PPPK guru untuk tahun 2022, mudah-mudahan dapat ditetapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), sehingga Eks K-2 yang masih tersisa dapat mendaftar untuk ikut seleksi” ujarnya.

Teekait dengan antisipasi kelangkaan pupuk yang terus terjadi dan menjadi perhatian dewan, dijelaskan Sukiman bahwa hal itu dilakukan dengan sejumlah langkah. Selain membentuk komisi pengawasan pupuk dan pestisida (KP3), Pemda juga melakukan pengawasan ketersediaan pupuk bersubsidi secara rutin. Di sisi lain distribusi pupuk yang tidak sesuai dengan usulan kebutuhan, seperti pupuk ZA dan NPK diberikan alokasi yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan usulan berdasarkan e-RDKK. Demikian pula dengan NPK sebesar 46.678 ton diberikan alokasi sebesar 6.850 ton atau sebesar 14,68 %.

BACA JUGA  Posko Satgas Lotim Dipindahkan ke BPBD

Sukiman juga menjawab persiapan pendirian rumah sakit tipe D di Kecamatan Masbagik pada tahun anggaran 2022. Pemda telah menganggarkan melalui anggaran Dinas Kesehatan (Dikes) sebesar Rp. 750 Juta untuk menyesuaikan tata ruang bangunan agar sesuai dengan standar rumah sakit.

“Rumah sakit ini adalah peningkatan Puskesmas Masbagik Baru,” katanya.

Menjadi bagian dari 28 poin, penjelasan Sukiman adalah arah kebijakan pembangunan Lotim tahun 2022 sesuai perubahan RPJMD Lotim tahun 2018-2023.
Adapun arah kebijakan pembangunan tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi daerah yang berkeadilan. Tema tersebut selaras dengan Tema Nasional Tahun 2022, yakni mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Pun tema provinsi NTB tahun 2022, yakni reformasi ekonomi dengan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Unggul.
Tema itu adalah bagian dari upaya bersama Pemerintah Pusat Pemda dan Pemda merespon dampak kontraksi pertumbuhan ekonomi akibat dari Pendemi Covid-19.(WR-sid)

Artikulli paraprakGus Peyek: Waspada, Ada yang Ingin Jaksa Agung Burhanuddin Jatuh
Artikulli tjetërDisdukcapil Lotim Tertibkan KIA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini