LOMBOK TIMUR – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tahun 2022 diharapkan selaraskan dengan visi dan misi kepala daerah.

Harapan itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, H. Daeng Paelori, SE, usai Rapat Paripurna DPRD masa sidang ke IV digedung DPRD Lotim, Sabtu (27/11).

Google search engine

Menurut Daeng Paelori, visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Lotim harus fokus pada kegiatan yang sudah dituangkan dalam RPJMD 2022 mendatang.
Meski tidak 100 persen, kegiatan pembangunan bisa memenuhi harapan masyarakat.

“Kita masih dalam suasana pandemi, apalagi banyak anggaran dipotong oleh pempus. re-alokasi dan re-focussing anggaran daerah jadi salah satu kendalanya,” jelas Daeng.

Mantan Ketua DPD Partai Golkar Lotim itu mengingatkan kepala daerah untuk memprioritaskan kegiatan yang dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.
Tak hanya itu, infrastruktur yang menjadi fokus dalam RPJMD 2022 Lotim benar-benar dijalankan sesuai visi dan misi pimpinan daerah.

APBD 2022 Lotim tambahnya, jika dikalkulasikan secara normal tidak cukup untuk membiayai program tahun 2022.
Dengan APBD Lotim sebesar Rp. 2.9 triliun masih jauh dari yang dibutuhkan.

Lebih jauh dikatakannya, APBD dibagi dalam dua kategori umum yakni belanja publik dan belanja rutin pegawai.
Disadarinya, dengan anggaran yang ada tidak berimbang dengan luas wilayah dan jumlah birokrat termasuk jumlah penduduk.
Sehingga, Pemkab Lotim terpaksa mencari pinjaman untuk membiayai kegiatan pembangunan.

“Pinjaman kepada Bank NTB Syariah sebesar Rp. 200 miliar itu nantinya dialokasikan untuk kegiatan pembiayaan pembangunan. Idealnya APBD Lotim dimanfaatkan 60 persen untuk belanja publik dan 40 persen untuk belanja rutin pegawai. Atau 70 persen belanja publik dan 30 persen belanja rutin,” ujarnya.

Dengan dana pinjaman itu kata dia, anggota dewan mendesak untuk fokus juga atas pembiayaan-pembiayaan infrastuktur yang dibutuhkan masyarakat.

BACA JUGA  Kawal Instruksi PBNW, PD Muslimat NW Siapkan Strategi Menangkan Gerindra

“Jalan, air bersih dan saluran irigasi menjadi fokus pemerintah. Sehingga nantinya dapat memulihkan perekonomian secara nasional,” kata dia. (WR-di)

Artikulli paraprakPrestasi Gemilang, Kwarda NTB Dianugerahi 3 Penghargaan oleh Kwarnas Pramuka
Artikulli tjetërLotim Berstatus Siaga Darurat Bencana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini