LOMBOK TIMUR – Intensitas curah hujan yang tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di wilayah Lombok Timur (Lotim) beberapa pekan terakhir ini berdampak bagi para nelayan dan pedagang ikan di Kecamatan Labuhan Haji, Lotim.

Dampak cuaca yang tidak mendukung itu dirasakan betul oleh salah seorang nelayan di Labuhan Haji, Syamsudin. Ia mengaku bahwa beberapa hari ini terakhir dirinya tidak pernah pergi melaut untuk mencari ikan.

Google search engine

“Cuaca yang tidak menentu, Kita juga jarang turun, ini saja sudah dua hari ini kita tidak turun melaut. Kita takut karena kondisi cuaca sekarang ini yang tidak bagus,” ujar Syamsudin kepada wartawan disela-sela waktunya memperbaiki mesin perahu saat ditemui di rumahnya, Selasa (30/11).

Selain itu, cuaca yang buruk ini juga berpengaruh terhadap hasil tangkapan yang mengalami penurunan dibandingkan dengan hari sebelumnya. Kata dia, bisanya hasilnya tanggapannya bisa mencapai 60 kilo per hari, namun sekarang sangat sedikit bahkan bisa tidak dapat.

“Sedikit kita dapat kalau sekarang, bahkan kadang kita tidak dapat juga,” katanya.

Sementara, salah seorang pedagang di pesisir pantai Labuhan Haji, Suhartini mengakui bahwa dampak yang dirasakan dari cuaca yang tidak mendukung itu ialah omzetnya yang turun drastis dibandingkan dengan sebelumnya.

Omzet Suhartini menurun dikarenakan para pengunjung yang berwisata ke pantai Labuhan Haji sepi.

“Banyak juga para pedagang yang nutup, karena cuaca ini, hasil jualan kita jauh menurun dibandingkan dengan hari-hari biasanya,” ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan hari biasanya sambungnya, pendapatan perharinya mencapai Rp 1 juta lebih. Namun saat ini, setengah dari pendapatan biasanya sulit untuk didapatkan.

” Kalau di hari biasa kita bisa dapat sampai Rp 1 juta lebih, tapi sekarang ini tidak sampai setengah. Ini saja belum ada satupun yang datang beli,” katanya.

BACA JUGA  HUT ke 126 Tahun, Pemkab Lotim Gelar Aksi Donor Darah

Untuk mensiasati agar kerugian tidak terlalu besar, dirinya mengakui menaikkan harga jual dari harga jual biasanya. Selain itu, dampak dari cuaca buruk juga berpengaruh terhadap stok ikan para pedagang.

“Stok ikan juga sekarang kurang, dikarenakan para nelayan belum bisa turun melaut,” ujarnya. (WR-sid)

Artikulli paraprakCapaian Vaksinasi Kecamatan Masbagik Terendah
Artikulli tjetërFinal Badminton Kapolres Cup, Sofyan- Maulana Menang Dramatis, Ramli – Muluddin Keok

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini