LOMBOK TIMUR – Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan terjadinya luapan air di sejumlah wilayah di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur Minggu (5/12) kemarin. Total sebanyak 60 unit rumah terendam air yang berlokasi di Dusun Aik Manis, Desa Gunung Malang. Sedangkan di Dusun Toron, Desa Kerumut sebanyak 7 unit rumah yang terendam. Selain itu, akses jalan Kerumut menuju Korleko terkikis.

Derasnya arus saat hujan turun akibat limpahan air saluran tak berfungsi dengan baik.
Tersumbatnya selokan disepanjang jalan menjadi pemicu puluhan rumah warga terendam air. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Google search engine

Dua desa yang terkena banjir diantaranya, Desa Gunung Malang dan Desa Kerumut, Kecamatan Pringgabaya.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Lotim, Toni Satria Wibawa mengatakan, pasca terjadi luapan air di beberapa desa di Kecamatan Pringgabaya, sampah dan lumpuh masih menumpuk dan belum dibersihkan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) saat ini masih melakukan pembersihan dan mendata kerusakan yang diakibatkan banjir dibeberapa tempat.

“Kami menerima informasi Minggu sekitar pukul 15.20 wita dan tim langsung menuju lokasi,” terang Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Lotim, Toni Satria Wibawa kepada wartawan, Senin (6/12).

Menurut Toni, upaya yang dilakukan BPBD Lotim dengan membersihkan sampah dan beton penutup gorong-gorong menjadi penyebab tersumbat aliran air. Tak hanya itu, tim TRC juga membantu warga membersihkan lumpur yang masuk kedalam rumah.

Dari kejadian itu, sebagian sumur warga tercemar dan kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak tersedianya air bersih.

“Warga butuh air bersih, karena sebagian masyarakat sumurnya tercemar,” tutupnya. (WR-sid)

BACA JUGA  Topping Off, Sekda Lotim : Pembangunan Mother and Child Center RSUD Selong Sesuai Timeline
Artikulli paraprakBanjir di Gunungsari, Brimob Polda NTB Bantu Evakuasi Warga
Artikulli tjetërCuaca Ekstrim, Masyarakat Lingsar Diminta Waspada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini